Emil juga merupakan keponakan dari pahlawan nasional Haji Agus Salim.
Sejak usia remaja, Emil aktif dalam berbagai organisasi.
Pada masa perang kemerdekaan, ia terpilih sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Indonesia (IPPI) Sumatera Selatan dan Ketua Tentara Pelajar Palembang (1946-1949).
Ia juga pernah menduduki jabatan Ketua IPPI Bogor serta anggota Korps Mobilisasi Pelajar Siliwangi.
Sebagai seorang akademisi, Emil adalah Profesor Ilmu Ekonomi dari Universitas Indonesia dan meraih gelar PhD dalam bidang ekonomi dari Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat.
Pada tahun 1994, Universitas Kebangsaan Malaysia menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa kepadanya.
Emil Salim juga pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan menjadi Penasihat Presiden Bank Pembangunan Asia sejak 2009.
Prestasi lainnya termasuk meraih penghargaan Blue Planet Prize pada tahun 2006 dan Doktor Kehormatan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 4 Juli 2009.
Selain itu, pada 14 September 2012, ia menerima penghargaan The Leader of Living Planet Award dari World Wide Fund (WWF) sebagai pengakuan atas pemikirannya mengenai pembangunan berkelanjutan.
Emil Salim terus menjadi inspirasi dan panutan dalam perjuangan lingkungan hidup di Indonesia dan di seluruh dunia.***
Artikel Terkait
Gibran Minta Maaf terkait Pembagian Buku Tulis Bergambar Jan Ethes, Putra Jokowi: Sudah Ada 4 Tahun Terakhir
Cetak Rekor Terbesar, Sapi Kurban Prabowo Subianto Capai 1,3 Ton! Warnanya Hitam Pekat Bikin Merinding
Haram Jadi Halal, Masyarakat Pertanyakan Keputusan PBNU Terima Konsesi Tambang yang Sempat Diharamkan Pada Tahun 2015
SUKOLILO PRIDE, Nama-Nama Google Maps di Pati Diubah jadi Sarang Maling hingga Kampung Penadah
Kronologi Relawan Cari Korban Longsor di Lumajang Berujung Temukan Tanaman Ganja, Dapat Wangsit dari Burung Gagak