Meski demikian, Gus Yahya menegaskan bahwa NU tidak akan menjadi penanggung jawab langsung dalam pengelolaan tambang tersebut. Sebagai gantinya, NU akan mendirikan badan usaha berbentuk PT untuk menjalankan operasi pertambangan
Dalam menanggapi kritik atas kebijakan ini, Gus Yahya menjelaskan bahwa pemberian izin tambang kepada ormas keagamaan merupakan upaya pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat.
Menurutnya, pendapat orang tentang tambang haram harus dilihat secara fikih, dari asal usul tambang, cara pengelolaan dan penggunaan hasil tambangnya, namun ia menegaskan bahwa memanfaatkan hasil tambang tidak otomatis haram.
Dari pernyataan Gus Yahya ini bisa dilihat ada perbedaan pendapat yang signifikan dengan GUSDURian yang merupakan sesama NU. Perbedaan pendapat ini mencerminkan perspektif yang berbeda dalam memandang peran ormas keagamaan di masyarakat.
GUSDURian menganggap ormas keagamaan harus berfokus pada misi sosial-keagamaan, sementara Gus Yahya melihat pentingnya kemandirian finansial untuk mendukung program-program tersebut.***
Artikel Terkait
Siapa Suami Grace Natalie Komisaris MIND ID Terbaru? Berikut Biodata Profil Kevin Osmond, Mengejutkan Ternyata Sempat Jadi Kuli
Ditunjuk Sebagai Komisaris MIND ID, Ini Profil Grace Natalie, Mulai Dari Jejak Pendidikan Sampai Karir
Fakta Menarik Fuad Bawazier Eks Menkeu Orba yang Kini Didaulat Jadi Komisaris Utama MIND ID, Namanya Muncul dalam Drama Pelengseran Gus Dur?
Mantan Menteri Keuangan Era Soeharto, Intip Profil Fuad Bawazier yang Kini Duduki Jabatan Mentereng Sebagai Komisaris Utama MIND ID
Grace Natalie Naik Jabatan, Begini Rekam Jejak dan Sepak Terjang Politisi PSI, Mantan Jurnalis yang Kini Jadi Komisaris MIND ID