Kamis, 4 Juni 2026

Kisah Sedih Dari Jepara, Tak Punya Tempat Tinggal Pria Paruh Baya dan Anak Memilih Tinggal di Gua Beralaskan Tikar

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 8 Juni 2024 | 14:43 WIB
Ilustrasi gua di wilayah Jepara (Pixabay.com/ Tama66)
Ilustrasi gua di wilayah Jepara (Pixabay.com/ Tama66)

SketsaNusantara.id – Seorang ayah dan anak yang malang hidup memperihatinkan di sebuah gua di kawasan makam di Jepara Jawa Tengah.

Ayah separuh baya dan anak berusia 7 tahun tersebut hidup menyendiri jauh dari masyarakat lainnya di gua yang berada di kelurahan Ujung Batu, kabupaten Jepara.

Mirisnya lagi, anak berusia 7 tahun tersebut juga menyandang disabilitas, yakni tuna wicara dan harus hidup ditempat yang jauh dari kata layak untuk seorang anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

Baca Juga: Viral Video Seorang Wanita Paksa Balita Menghirup Vape, Netizen Heboh Sebut Sebagai Child Abuse

Saat didatangi oleh kepolisian dan dari Dinas Sosial, sang ayah yang ternyata bernama Guntur (48 tahun) mengaku terpaksa tinggal di gua tersebut karena tak memiliki rumah dan juga tak mau merepotkan siapapun kerabatnya yang ada di desanya.

Gua tempat keduanya tinggal berada di ketinggian 15 meter dan berada di area pemakaman dengan bantuan penerangan lilin sehingga sangat tak layak untuk dijadikan tempat tinggal.

Menurut pengakuan Guntur, awalnya keduanya hidup menggelandang di sebuah gudang rongsok yang berlokasi sekitar 20 meter dari gua.

Dan ia kemudian secara tak sengaja menemukan gua saat berjalan-jalan dengan anaknya dan akhirnya ia memutuskan tinggal di gua tersebut karena tempatnya yang dinilai sejuk serta jauh dari keramaian.

Baca Juga: Kasihan! Gadis Cilik Usia Masih 5 Tahun Ini Rela Jadi Tukang Tambal Ban di Pinggir Jalan Demi Sambung Hidup

Guntur mengakui bahwa mereka tidur beralaskan tikar yang digelar langsung di atas tanah sehingga hal itu tentu saja berbahaya untuk kesehatan terutama bagi sang anak yang masih kecil.

Dari pengakuan Guntur diketahui bahwa ia dan anaknya sudah hidup menggelandang di wilayah Jepara selama dua tahun dan baru menempati gua itu selama 2 Minggu.

Seperti yang dilansir SketsaNusanatara.id dari akun Tiktok @kabarjepara diperlihatkan bagaimana memprihatinkannya kondisi mulut gua yang ditinggali oleh Guntur dan anaknya.

Untuk itu pihak kepolisian dan juga Dinsos meminta Guntur dan anaknya untuk tinggal di wisma penampungan, namun hal itu ditolak oleh Guntur

Berdasarkan keterangan Guntur bahwa dirinya berasal dari ujungsemi, Kecamatan Gedung, Kabupaten Demak.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: TikTok @kabarjepara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X