SketsaNusantara.id – Seorang ayah dan anak yang malang hidup memperihatinkan di sebuah gua di kawasan makam di Jepara Jawa Tengah.
Ayah separuh baya dan anak berusia 7 tahun tersebut hidup menyendiri jauh dari masyarakat lainnya di gua yang berada di kelurahan Ujung Batu, kabupaten Jepara.
Mirisnya lagi, anak berusia 7 tahun tersebut juga menyandang disabilitas, yakni tuna wicara dan harus hidup ditempat yang jauh dari kata layak untuk seorang anak yang masih dalam masa pertumbuhan.
Baca Juga: Viral Video Seorang Wanita Paksa Balita Menghirup Vape, Netizen Heboh Sebut Sebagai Child Abuse
Saat didatangi oleh kepolisian dan dari Dinas Sosial, sang ayah yang ternyata bernama Guntur (48 tahun) mengaku terpaksa tinggal di gua tersebut karena tak memiliki rumah dan juga tak mau merepotkan siapapun kerabatnya yang ada di desanya.
Gua tempat keduanya tinggal berada di ketinggian 15 meter dan berada di area pemakaman dengan bantuan penerangan lilin sehingga sangat tak layak untuk dijadikan tempat tinggal.
Menurut pengakuan Guntur, awalnya keduanya hidup menggelandang di sebuah gudang rongsok yang berlokasi sekitar 20 meter dari gua.
Dan ia kemudian secara tak sengaja menemukan gua saat berjalan-jalan dengan anaknya dan akhirnya ia memutuskan tinggal di gua tersebut karena tempatnya yang dinilai sejuk serta jauh dari keramaian.
Guntur mengakui bahwa mereka tidur beralaskan tikar yang digelar langsung di atas tanah sehingga hal itu tentu saja berbahaya untuk kesehatan terutama bagi sang anak yang masih kecil.
Dari pengakuan Guntur diketahui bahwa ia dan anaknya sudah hidup menggelandang di wilayah Jepara selama dua tahun dan baru menempati gua itu selama 2 Minggu.
Seperti yang dilansir SketsaNusanatara.id dari akun Tiktok @kabarjepara diperlihatkan bagaimana memprihatinkannya kondisi mulut gua yang ditinggali oleh Guntur dan anaknya.
Untuk itu pihak kepolisian dan juga Dinsos meminta Guntur dan anaknya untuk tinggal di wisma penampungan, namun hal itu ditolak oleh Guntur
Berdasarkan keterangan Guntur bahwa dirinya berasal dari ujungsemi, Kecamatan Gedung, Kabupaten Demak.
Artikel Terkait
Bangga Banget! Inilah 7 Keistimewaan Indonesia yang Tidak Dimiliki Negara Lain
Hilal Sudah Terlihat, Pemerintah Indonesia Resmi Tetapkan Hari Raya Idul Adha 1445 H Jatuh pada 17 Juni 2024
SYL Klaim Telah Berkontribusi ke Negara Sebesar Rp2400 Triliun per Tahun Saat Masih Menjadi Menteri
Geger Penemuan Puluhan Bangkai Kambing di Jurang Gumitir Jember, Pihak Kepolisian Ikut Turun Tangan, Ternyata Ini Penyebabnya
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama PBNU Keluarkan Surat Edaran Kapan Hari Raya Idul Adha 2024
Profil Doni Herdaru Tona, Pendiri Animal Defender yang Soroti Kasus Pemukulan Anjing di Plaza Indonesia, Punya Ratusan Anjing?
Duh! 4 Pria di Sukolilo Pati Jadi Korban Main Hakim Sendiri, Disangka Maling Padahal Mau Lacak Mobil Rental