Jumat, 7 Agustus 2026

Tragis! Polisi di Bone Sulsel Diduga Terobos Lampu Merah hingga Terjadi Laka yang Menewaskan Balita 4 Tahun, Begini Kronologi dan Fakta Sebenarnya

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 7 Agustus 2026 | 17:06 WIB
Ilustrasi kecelakaan di Bone, Sulawesi Selatan yang menuai sorotan publik karena polisi membawa kendaraan rem blong hingga mengakibatkan balita 4 tahun meninggal dunia (Freepik/rawpixel.com)
Ilustrasi kecelakaan di Bone, Sulawesi Selatan yang menuai sorotan publik karena polisi membawa kendaraan rem blong hingga mengakibatkan balita 4 tahun meninggal dunia (Freepik/rawpixel.com)

SketsaNusantara.id – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, diwarnai kabar duka setelah seorang balita berusia 4 tahun meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas.

Kecelakaan tersebut terjadi di kawasan perempatan Jalan Ahmad Yani, Jalan MT Haryono, dan Jalan Besse Kajuara, Kelurahan Watampone, Kabupaten Bone, pada hari Rabu, 5 Agustus 2026.

Peristiwa ini menjadi sorotan setelah video pasca kecelakaan beredar luas di media sosial. Kendaraan yang dikemudikan seorang polisi inisial Ipda MA menabrak sepeda motor yang menyebabkan seorang anak meninggal dunia.

Baca Juga: Kronologi Laka di Gempol Pasuruan, Truk Muatan Gelondongan Kertas Diduga Rem Blong Menabrak Motor hingga Seruduk 5 Rumah Warga

"Innalillahi, oknum polisi di Bone diduga terobos lampu merah, terjadi laka menewaskan balita 4 tahun," tulis akun Instagram @lambegosiip.

Dalam video yang beredar, memperlihatkan pengemudi motor menangis histeris setelah melihat balita berusia 4 tahun dalam keadaan tak bergerak.

Peristiwa tragis tersebut bermula ketika korban berinisial GN, yang masih berusia 4 tahun, bersama ibu dan kakaknya hendak menuju Lapangan Merdeka untuk menyaksikan pawai kemerdekaan HUT ke-81 RI.

GN saat itu dibonceng oleh kakaknya, Masrur (19 tahun), bersama sang ibu, Hermiati (45 tahun), menggunakan sepeda motor Honda Scoopy.

Baca Juga: Anggota Polisi Tegal Positif Pakai Sabu, Terungkap Dugaan Penyiksaan hingga Kekerasan terhadap Istri Siri

Saat tiba di perempatan Jalan Ahmad Yani, Jalan MT Haryono, dan Jalan Besse Kajuara, mereka berhenti karena lampu lalu lintas sedang menyala merah.

Namun, tiba-tiba sebuah mobil Daihatsu Xenia datang dari arah belakang dan menabrak sepeda motor yang ditumpangi ketiganya.

Benturan tersebut membuat Masrur dan Hermiati terjatuh dan mengalami luka ringan. Sementara GN mengalami luka serius.

Masrur tak menyangka perjalanan bersama ibu dan adiknya untuk menyaksikan pawai kemerdekaan itu justru berakhir tragis.

"Saya mau ke Lapmer (Lapangan Merdeka) nonton pawai kemerdekaan, tapi di lampu merah saya ditabrak mobil dari arah belakang," kata Masrur dalam keterangannya pada hari Kamis,6 Agustus 2026, dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Kompas TV.

Halaman:

Editor: Mila Zhely Nurul Hidayah

Sumber: Instagram @lambegosiip

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X