SketsaNusantara.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember turut ambil bagian dalam kegiatan Jalan Sehat Gerakan Nasional Migran Aman yang digelar di Alun-Alun Jember, Minggu, 14 Juni 2026.
Dalam kegiatan tersebut, PMI Jember mengadakan aksi donor darah sebagai bentuk dukungan terhadap kampanye migrasi yang aman dan terlindungi bagi masyarakat.
Kegiatan donor darah yang berlangsung di tengah kemeriahan acara mendapat sambutan positif dari warga.
Sejumlah peserta jalan sehat dan masyarakat yang hadir turut berpartisipasi mendonorkan darahnya untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Jember.
Dari kegiatan tersebut, PMI Jember berhasil menghimpun belasan kantong darah.
Kantong darah yang terkumpul akan disalurkan untuk memperkuat persediaan darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Jember.
Ketua PMI Jember, Zainollah, menyampaikan bahwa keikutsertaan PMI dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dengan berbagai pihak sekaligus upaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Kami sangat mendukung Gerakan Nasional Migran Aman ini. Melalui aksi donor darah yang kami gelar, PMI ingin memberikan kontribusi nyata di tengah kemeriahan acara. Alhamdulillah, antusiasme warga cukup baik hingga kami berhasil menghimpun belasan kantong darah untuk menjaga ketersediaan stok di UDD PMI Jember," ujarnya.
Selain menggelar donor darah, kegiatan Gerakan Nasional Migran Aman juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya migrasi yang aman, legal, dan terlindungi bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Momentum tersebut juga ditandai dengan peluncuran 11 Desa Migran EMAS atau Edukatif, Maju, Aman, dan Sejahtera.
Program ini diharapkan mampu memperkuat perlindungan serta pemberdayaan masyarakat desa, khususnya bagi warga yang memiliki keterkaitan dengan sektor pekerja migran.
Artikel Terkait
Tentara Terekam Menghadang Mahasiswa Saat Unjuk Rasa di Jakarta, Mabes TNI Sebut Ada Permintaan Bantuan dari Pihak ini
Kasus MBG Makin Panas, Kejagung Geledah Sejumlah Rumah Tersangka di Jakarta dan Bandung Usai Tetapkan 4 Orang Tersangka
Kejagung Beberkan Modus Proyek Motor Listrik MBG, Dari Dugaan Pengondisian Tender hingga Pembayaran 100 Persen
Heboh, Mobil Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dipasang Alat Pelacak, Terungkap Gara-gara Notifikasi di HP
Apa Itu PBX Finder? Mengenal Alat Pelacak yang Ditemukan di Kolong Mobil Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto
Viral Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta Jika Mengundurkan Diri hingga Wajib Ikatan Kerja 2 Tahun