Peran tersebut membuat Nanik menjadi salah satu figur yang cukup dikenal di kalangan pendukung pasangan tersebut.
Selama masa kampanye, ia aktif terlibat dalam berbagai kegiatan politik dan komunikasi publik.
Namun sorotan terhadap dirinya kembali muncul pada September 2025. Saat itu, Nanik menjadi perhatian publik setelah menyampaikan permintaan maaf terkait polemik ribuan anak yang mengalami keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam unggahan yang sama disebutkan bahwa Nanik sempat nangis di depan kamera dan meminta maaf soal ribuan anak keracunan MBG.
Momen tersebut sempat ramai dibahas di berbagai platform media sosial karena dianggap menunjukkan respons emosional terhadap persoalan yang sedang menjadi perhatian publik.
Tak hanya itu, unggahan tersebut juga menyoroti aktivitas Nanik yang dinilai aktif merespons kritik di media sosial.
Penulis unggahan menyebut bahwa setelah polemik tersebut, Nanik juga kerap memberikan tanggapan terhadap berbagai kritik yang diarahkan kepadanya maupun terhadap program pemerintah.
Kini, pada Juni 2026, Nanik S Deyang resmi dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional. Lembaga tersebut memiliki peran strategis dalam menjalankan berbagai program pemenuhan gizi masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
Dalam unggahan yang viral itu, penulis mempertanyakan alasan penunjukan Nanik dengan menyoroti latar belakangnya.
“Latar belakang gizi? Nol. Keamanan pangan? Nol. Yang ada: loyalitas politik sejak 2018,” tulisnya.
Pernyataan tersebut merupakan opini yang disampaikan oleh pemilik akun dan menjadi bagian dari kritik yang berkembang di media sosial.
Hingga kini, perdebatan mengenai kompetensi, pengalaman, dan rekam jejak pejabat publik memang kerap menjadi topik yang mendapatkan perhatian luas dari masyarakat.
Di sisi lain, penunjukan pejabat publik merupakan kewenangan pemerintah yang biasanya mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk pengalaman organisasi, kemampuan manajerial, jaringan kerja, hingga visi dalam menjalankan program nasional.
BGN sendiri memegang peran penting karena bertanggung jawab dalam pelaksanaan program gizi yang menyasar jutaan masyarakat Indonesia.
Karena itu, figur yang memimpin lembaga tersebut akan selalu menjadi sorotan, baik dari pendukung maupun pihak yang memberikan kritik.***
Artikel Terkait
KPU Kabupaten Magetan Tetapkan Paslon Nomor 01 Nanik Endang-Suyatni Priasmoro Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih di Pilkada 2024
Dasco Ungkap Rekam Jejak Nanik S Deyang Sebelum Jadi Kepala BGN, Dari Monitoring Lapangan hingga Menutup Dapur Bermasalah
Apa yang Terjadi di Bulan Muharram? Dari Hijrah Nabi hingga Tragedi Karbala, Ini Deretan Peristiwa Penting dalam Sejarah Islam
Libur Tahun Baru Islam Mau ke Mana? Ini 7 Destinasi Wisata Religi Bersejarah di Indonesia yang Cocok Dikunjungi Bersama Keluarga
Curhatannya Viral, Ussy Sulistiawaty Akhirnya Blak-blakan soal Sindiran Utang 15 Tahun yang Belum Dibayar, Nominalnya Bikin Salfok