Senin, 20 Juli 2026

Video Permintaan Maaf Diduga Prihantini Beredar, Ayuni Kemala Ternyata Klaim Namanya Dicatut dalam 19 Publikasi Riset

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Senin, 1 Juni 2026 | 12:00 WIB
Viral video Prihantini menyampaikan permintaan maaf karena pencatutan nama Ayuni Kemala Safira.  (Threads/mamatsedunia)
Viral video Prihantini menyampaikan permintaan maaf karena pencatutan nama Ayuni Kemala Safira. (Threads/mamatsedunia)

SketsaNusantara.id - Kasus dugaan pemalsuan riset yang menyeret nama Rifaldy Fajar dan Prihantini masih terus menjadi perhatian publik.

Setelah sebelumnya mencuat dugaan pencatutan nama institusi dan identitas akademik, kini muncul perkembangan baru yang kembali memicu sorotan.

Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang perempuan yang mengaku sebagai Prihantini menyampaikan permintaan maaf. Video tersebut dikaitkan dengan dugaan pencatutan nama Ayuni Kemala Safira dalam sejumlah karya ilmiah yang menjadi polemik.

Baca Juga: 5 Fakta Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel, Kronologi, Jumlah Korban, Kerugian hingga Update Penyelidikan

Perkembangan ini muncul di tengah derasnya perhatian terhadap kasus yang sebelumnya ramai dibahas di kalangan akademisi dan pengguna media sosial. Dugaan pemalsuan riset tersebut kini semakin luas karena melibatkan persoalan penggunaan identitas tanpa izin.

Dalam video yang diunggah akun Threads @mamatsedunia pada Minggu, 31 Mei 2026, seorang perempuan yang matanya disamarkan memperkenalkan diri sebagai Prihantini. Ia kemudian menyampaikan permintaan maaf terkait kegaduhan yang terjadi.

“Saya Prihantini, dengan segala kerendahan hati mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan dari semua yang tersebar di media sosial saat ini,” ucapnya dalam video tersebut.

Baca Juga: Nama Lesti Kejora Dicatut untuk Penipuan Online, Publik Diminta Waspada dan Segera Melapor

Selain meminta maaf, perempuan dalam video itu juga menegaskan bahwa Ayuni Kemala Safira tidak terlibat dalam karya yang menjadi sorotan. Ia menyatakan bahwa Ayuni tidak memiliki keterkaitan dengan penelitian maupun publikasi yang beredar.

Dalam pernyataannya, ia menjelaskan bahwa Ayuni tidak mengetahui proses penyusunan maupun penyebaran karya yang kini dipermasalahkan. Ia juga menyebut Ayuni tidak memiliki hubungan dengan institusi yang tercantum dalam publikasi tersebut.

Video yang beredar kemudian terpotong sebelum seluruh isi pernyataan selesai disampaikan. Namun, potongan video tersebut telah menyebar luas dan menjadi bahan pembahasan di media sosial.

Di sisi lain, Ayuni Kemala Safira sebelumnya telah menyampaikan klarifikasi mengenai penggunaan namanya dalam berbagai publikasi ilmiah. Ia menyatakan tidak pernah terlibat dalam proses penelitian, pengiriman, publikasi, maupun presentasi karya yang dipersoalkan.

Menurut Ayuni, pencantuman namanya dilakukan tanpa sepengetahuan dan tanpa persetujuannya. Ia juga menemukan adanya ketidaksesuaian afiliasi yang dicantumkan dalam karya-karya tersebut.

“Sehubungan dengan hal tersebut, saya menuntut saudari Prihantini beserta timnya untuk segera mengambil langkah nyata dengan menghubungi pihak-pihak terkait untuk menarik (withdraw) seluruh hasil karya baik berupa abstrak, poster maupun karya lainnya yang mencatut nama saya,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X