Selasa, 14 Juli 2026

Menjamur Tambak Udang di Bibir Pantai Selatan, Bupati Jember Gus Fawait Menduga Banyak yang Tak Miliki Izin

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Rabu, 27 Mei 2026 | 14:58 WIB
Pengecekan tambak udang vaname di pesisir pantai selatan. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)
Pengecekan tambak udang vaname di pesisir pantai selatan. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Pasca melihat potensi pesisir selatan Jember, Bupati Muhammad Fawait terkejut setelah melihat tambak udang vaname yang menjamur di sepanjang garis pantai.

Padahal, pesisir pantai selatan Jember bakal diproyeksikan sebagai daya tarik pengungkit ekonomi baru demi pengentasan kemiskinan.

Terlebih, adanya rencana pemerintah pusat untuk memulai kembali proyek pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS), yang kini masih berhenti di beberapa titik-titik tertentu karena adanya kendala.

Baca Juga: Proyek Pembangunan JLS Dimulai 2026, Bupati Jember Gus Fawait Prediksi Geliat Ekonomi Bakal Tumbuh

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, setelah komunikasi intens dengan pemerintah pusat, pembangunan JLS akan dimulai tahun 2026 dan diproyeksikan rampung di awal tahun 2029 mendatang.

“JLS ini salah satu daya ungkit ekonomi kita, karena berada di sepanjang garis pantai selatan Jember dan ini potensi yang luar bias jika dimaksimalkan,” ujar Gus Fawait panggilan akrabnya, saat dikonfirmasi, Selasa 26 Mei 2026 malam.

Namun, kondisi ini membuat dirinya terkejut setelah sepanjang garis pantai banyak bermunculan tambak udang vaname yang letaknya persis di bibir pantai.

Baca Juga: Anggaran Revitalisasi Sekolah Bertambah Rp16 Triliun, Politisi Golkar Purnamasidi Dorong Pemkab Jember Segera Tangkap Momentum

“Saya justru kaget, ternyata di sepanjang garis pantai mulai dari Kecamatan Kencong, Gumukmas hingga Puger banyak berdiri tambak udang,” imbuhnya.

Kondisi ini menjadi ironi, karena sebenarnya jika melihat ada sebuah geliat ekonomi seharusnya bisa berdampak pada masyarakat sekitar.

“Namun ini berbeda, di sini ada tambak tetapi malah masyarakat di wilayah pesisir ini masuk dalam peta kantong kemiskinan,” terangnya.

Baca Juga: Kondisi Hewan Kurban Sehat Jelang Idul Adha 2026, Bupati Jember Gus Fawait Pastikan Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok

Ia menduga, bila tidak ada dampak ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat sekitar maka tambak udang yang berdiri ini berpotensi tak berizin.

“Ya tidak ada kontribusi ekonomi ke masyarakat, jadi kemungkinan mereka (pengusaha tambak udang) tidak memiliki izin pendirian,” lanjutnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X