SketsaNusantara.id - Pemadaman listrik massal yang terjadi di sebagian wilayah Pulau Sumatra pada Jumat, 22 Mei 2026 berujung duka.
Dua orang remaja di Tanah Datar Sumatera Barat dilaporkan meninggal dunia saat pemadaman listrik tersebut.
Kematian dua pelajar di Kecamatan X Koto ini terungkap pada Sabtu pagi, 23 Mei 2026.
Dikutip dari akun Instagram @berita061, sebanyak tiga remaja diduga mengalami keracunan asap genset.
Kejadian ini bermula pada Jumat malam, 22 Mei 2026 saat pemadaman listrik massal terjadi.
Ketiga remaja tersebut diduga masuk ke dalam salah satu ruangan di masjid untuk mengisi daya HP dengan menggunakan listrik yang bersumber dari genset masjid.
Ketiganya kemudian ditemukan tak sadarkan diri pada Sabtu pagi, 23 Mei 2026.
Dua di antaranya dilaporkan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya dalam kondisi kritis.
Insiden ini dibenarkan oleh Wali Nagari Pandai Negeri Sikek, Mas’ap Widiawan.
Baca Juga: Bakal Dapat Tambahan Ratusan Unit Becak Listrik, Dishub Jember Siap Bangun SPKLU Gratis
“Informasi yang kami dapat, dua meninggal di sini (masjid Nurul Huda), yang satu lagi masih dalam perawatan di rumah sakit,” ujarnya kepada awak media sebagaimana dikutip dari Instagram @padang_tv.
Artikel Terkait
Tak Bisa Dimaafkan! Relawan Indonesia Ungkap Perlakuan Keji Tentara Israel saat Ditahan di Pelabuhan, Tangan Memar hingga Luka di Kepala Jadi Sorotan
Viral Jam di Ponsel Warga Ternate Mundur Satu Jam, Berikut Penjelasan Resminya dari BMKG
Miris, 9 WNI yang Ditahan IDF Malah Dihujat karena Dianggap Masuk Israel Secara Ilegal, Benarkah? Begini Penjelasannya Menurut Hukum Internasional
Heboh Dugaan Under Invoicing Ekspor RI, AI Temukan Selisih Harga Fantastis CPO dari Indonesia ke Amerika
Ratusan Karyawan Alfamart Demo ke Kantor Bupati Lombok Tengah, Khawatir Kehilangan Nafkah dan Tempat Tinggal
Siswa SDN di Jember Bikin Kagum Pelajar Jepang, Cerita Jalur Evakuasi hingga Aksi Kemanusiaan