Senin, 6 Juli 2026

Jadi Agen BRILink, Perangkat Desa di Jombang Ini Jadi Jutawan

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Jumat, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB
Mochamad Effendi menunjukkan EDC (Electronic Data Capture ) dari Bank BRI yang digunakannya untuk pelayanan transaksi pembayaran non tunai melalui BRILink yang ia kelola. (SketsaNusantara.id/As ad Choirudin)
Mochamad Effendi menunjukkan EDC (Electronic Data Capture ) dari Bank BRI yang digunakannya untuk pelayanan transaksi pembayaran non tunai melalui BRILink yang ia kelola. (SketsaNusantara.id/As ad Choirudin)

“Alhamdulillah, dari BRILink ini sudah cukup untuk kebutuhan harian. Jadi gaji dari perangkat desa bisa ditabung,” ujarnya.

Baca Juga: Terinspirasi Anak, Kenes Lalita Jepara Kembangkan Busana Anak Nusantara bersama LinkUMKM BRI

Kisah Mochamad Effendi menjadi bukti bahwa peluang usaha bisa datang dari mana saja. Dengan ketekunan dan pelayanan yang baik, usaha kecil seperti agen BRILink sekalipun ternyata bisa memberikan hasil yang signifikan.

Seperti dikutip pada media ini, Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa pengembangan BRILink Agen merupakan implementasi nyata konsep sharing economy di sektor keuangan.

“Agen tidak hanya memperluas jangkauan, tetapi juga memperkuat konektivitas ekonomi di tingkat lokal,” ujarnya.

Baca Juga: Kenapa Hari Kebangkitan Nasional Diperingati Tanggal 20 Mei? Sejarah Singkat Harkitnas dan Kaitannya dengan Budi Utomo

Dhanny menegaskan, BRI akan terus mendorong BRILink Agen sebagai simpul layanan finansial berbasis komunitas.

Pihaknya mencatat, hingga akhir November 2025, BRI telah menggandeng sekitar 1,2 juta BRILink Agen yang menjangkau lebih dari 80 persen desa di Indonesia.

"Melalui skema kemitraan tersebut, tercatat lebih dari 1 miliar transaksi telah difasilitasi dengan total nilai mencapai Rp1.592 triliun. Ini menandai peran vital BRILink dalam membuka akses keuangan formal bagi masyarakat luas," tandas Dhanny.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X