SketsaNusantara.id - Kisah inspiratif datang dari seorang perangkat desa di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Berkat ketekunan dan kejeliannya menangkap peluang, Mochamad Effendi (55), perangkat Desa Badang, Kecamatan Ngoro, sukses meraih penghasilan tambahan hingga jutaan rupiah per bulan dari usaha agen BRILink yang dijalankannya di rumah.
Mochamad Effendi menuturkan, sebelum terjun menjadi agen BRILink, ia aktif mengelola Koperasi Unit Desa (KUD) Badang yang menyediakan layanan pembayaran listrik dan simpan pinjam bagi warga.
“Awalnya saya memang sudah terbiasa melayani masyarakat lewat KUD, jadi ketika ada tawaran untuk jadi agen BRILink, saya tertarik mencobanya,” ujar Effendi saat ditemui SketsaNusantara.id, Jumat 15 Mei 2026.
Effendi menceritakan, Kesempatan itu datang pada tahun 2016, ketika seorang mantri BRI menawarkan kemitraan agen BRILink. Tanpa ragu, Effendi langsung membuka layanan tersebut di kediamannya.
Sejak awal beroperasi, sambung dia, usaha yang dijalankan mengalami perkembangan pesat. Ia menyediakan berbagai layanan. Seperti pembayaran listrik, tarik tunai, transfer, hingga layanan setor angsuran ke Bank BRI.
“Awalnya saya hanya coba-coba. Tapi setelah dijalani, respon masyarakat ternyata sangat bagus. Saya juga aktif menawarkan ke teman, tetangga, dan saudara,” katanya.
Berkat promosi yang gencar dan pelayanan yang baik, jumlah transaksi yang dilayani Effendi terus meningkat. Dalam waktu singkat, ia mampu mencatat angka transaksi rata-rata antara 600 hingga 1.000 kali per-bulannya.
Dari setiap transaksi tersebut, Effendi mendapatkan fee bervariasi. Untuk pembayaran listrik misalnya, ia mendapat fee sekitar Rp1.150 per transaksi. Sementara, biaya transfer sesama BRI sebesar Rp2.500, dan biaya transfer ke bank lain sebesar Rp4.500.
“Kalau dihitung-hitung, penghasilan bersih saya dari BRILink bisa sekitar Rp 3 juta sampai Rp 5 juta per bulan,” ungkapnya.
Menariknya, usaha ini dijalankan secara sederhana dari rumahnya sendiri. Dalam operasionalnya, Effendi dibantu oleh istri dan anaknya secara bergantian.
Penghasilan tambahan dari usaha tersebut dimanfaatkan oleh Effendi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bahkan, ia mengaku hampir tidak pernah menggunakan gaji yang diperolehnya sebagai perangkat desa.
Artikel Terkait
Kisah Inspiratif Siti Khusnul dari Merauke, Agen BRILink yang Menggerakkan Ekonomi Lokal dan Keluarga
Baru Berusia 6 Bulan, Putaran di Agen BRILink Mulyo Tani Capai RP4 Miliar dalam 3 Bulan
BRILink Agen Jadi Simpul Ekonomi Lokal, Warga Desa Banyuasin Kini Nikmati Layanan Bank Lebih Mudah