SketsaNusantara.id - Achmad Supandi, seniman asal Rambipuji, Jember kembali menggelar pameran tunggal bertajuk 'Lika-Liku Laki-Laki'.
Pria kelahiran 1972 tersebut mengadakan pamerannya di Studio Serakit, sebuah studio seni dengan luas sekitar 600 meter persegi yang berada di Jember.
Saat memasuki ruang pamer, pengunjung akan disuguhkan tujuh karya lukisan milik Achmad Supandi yang dipajang di berbagai sisi ruangan.
Di area kaca yang sejajar dengan pintu masuk, terdapat catatan kuratorial karya Natalius Yudha Sutrisna selaku kurator dan programer Studio Serakit.
Pada sisi kiri dinding ruang pamer, terpajang dua lukisan bertema Pertarungan Besar dan Keinginanku Mengalahkan Usiaku.
Sementara itu, di dinding yang sejajar dengan catatan kuratorial, dipamerkan dua karya lainnya bertajuk Jaga Muda Sebelum Tua dan Petarung Sesungguhnya.
Baca Juga: Mengenal Sosok Achmad Supandi, Sang Begawan Lukis dari Rambipuji Jember
Tak jauh dari deretan lukisan tersebut, sebuah karya berukuran besar bertema Gen Z dengan ukuran 290 cm x 140 cm memenuhi salah satu sisi dinding ruang pamer.
Di sisi kanan pintu masuk, terdapat dua karya lain bertajuk Si Buah Hati dan NKRI-ku yang turut melengkapi pameran tersebut.
Saat dijumpai di hari ke 8 pameran digelar, Achamd Supandi bercerita bahwa seluruh karya yang dipamerkan ini merupakan karya yang telah tersimpan rapat dan nyaris tak pernah disentuh lagi setelah lebih dari satu dekade.
Pameran kali ini bagi Pandi bukan sekadar ruang memamerkan karya lama, melainkan menjadi titik balik perjalanan kreatifnya yang sempat terhenti akibat peristiwa personal yang membekas dalam hidupnya.
"Ini sebenarnya proyek yang tertunda," ujarnya.
Artikel Terkait
Sudut Kalisat Hidupkan Sejarah Lewat Festival Kampung Lorstkal: Menyulam Sejarah, Merayakan Peran Ibu
Prosesi Restu Ibu: Merawat Ingatan Kolektif bersama Sudut Kalisat Melalui Festival Kampung Lorstkal
Konsisten 10 Tahun Merekam Ingatan, Sudut Kalisat kembali Menggelar Kalisat Tempo Dulu: Landskap Bercakap
Bersenang-senang di Panggung Kampung ala Kalisat Tempo Dulu Bersama Orkes Silampukau dan Kisah dari Negeri Arkipelagia
Kalisat Tempo Dulu 10: Cara Sudut Kalisat Merawat Harapan dan Ingatan akan Kampung Halaman melalui Lanskap Perkebunan Jember
Dari Lorstkal ke Lorskal: Begini Perjalanan Musik IKL, Band Country Lawas Asal Kalisat yang Masih Eksis Sejak 1980-an