"Harapannya ke depan makin bagus, kita jaga momentum pertumbuhan ekonomi yang ada. Teman-teman juga ikut doain juga. Fiskal udah bagus jangan dibilang jelek, defisit terkendali dibilang melemah, padahal ekonomi kita juga dibanding negara lain lebih bagus lho," sambungnya.
Menkeu menilai Indonesia mulai perlahan keluar dari fase pertumbuhan ekonomi stagnan dan optimistis momentum ini bisa terus dijaga serta ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya.
Purbaya berharap target pertumbuhan ekonomi dapat didorong hingga mendekati 6 persen pada akhir tahun 2026.
Menurutnya, strategi yang diterapkan saat ini sudah berada di jalur tepat dengan didukung kebijakan fiskal yang stabil. Sejumlah program yang mulai berjalan juga diyakini akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi ke depannya.
Dalam kesempatan tersebut, Menkeu juga meluruskan isu mengenai ancaman hiperinflasi di Indonesia yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi aktual.
Ia menyoroti inflasi saat ini masih terkendali di kisaran 2,4 persen, sehingga ekonomi Indonesia belum mengalami oberheating atau tekanan berlebih.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Jamin Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Sentil Kemenkeu Bikin Isu APBN
"Jadi, kita masih stabil. Masih belum kepanasan ekonominya. Tumbuh cepat tapi nggak 'kepanasan'," katanya.
Ia menjelaskan bahwa laju pertumbuhan ekonomi yang cukup baik dan berada di bawah kapasitas potensial, sehingga belum memicu inflasi akibat tingginya permintaan atau kelebihan uang yang beredar di sistem.
Menkeu menanggapi munculnya kekhawatiran akan ada ancaman hiperinflasi yang cenderung berlebihan dan tidak didukung data aktual.
"Apa yang dikatakan demand for inflation, di mana inflasi tersebut ditimbulkan karena permintaan terlalu tinggi atau uang terlalu banyak di sistem, itu belum terjadi. Karena kita masih tumbuh, di bawah laju pertumbuhan ekonomi potensialnya" pungkas Purbaya.
Lebih lanjut, Menkeu juga menekankan bahwa pemerintah siap meredam dampak akibat kenaikan harga global, termasuk harga minyak, melalui kebijakan fiskal dengan memanfaatkan APBN.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Lihai Atur Perekonomian Negara, Menkeu Purbaya Justru Serahkan Urusan Keuangan Rumah Tangga ke Istri, Sikapnya Tuai Pujian
Blusukan ke Tanah Abang, Purbaya Amati Ekonomi Indonesia Berjalan Baik, Ini Tanggapan Menkeu di Tengah Kekhawatiran Publik terhadap Krisis Global
Purbaya Mendadak Dicurhatin Warga soal Ketimpangan MBG saat Cek Kondisi Pasar Beringharjo bareng Gubernur Yogyakarta, Begini Tanggapan Menkeu
Purbaya Yudhi Sadewa Kaget Isu Pengadaan Puluhan Ribu Motor Listrik SPPG: Sudah Beli?
Diisukan Masuk Rumah Sakit, Purbaya Malah Asyik Renang dan Habiskan Waktu Long Weekend dengan Jalan Santai di Mall, Kemenkeu Pastikan Kondisinya Sehat