Kamis, 18 Juni 2026

Kronologi Mahasiswa Sesak Napas di Warung, PMI Jember Turun Tangan

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 5 Mei 2026 | 15:45 WIB
Pertolongan pertama PMI Jember. (Dok. PMI Jember)
Pertolongan pertama PMI Jember. (Dok. PMI Jember)

SketsaNusantara.id - Seorang mahasiswa di Kabupaten Jember dilaporkan mengalami sesak napas saat berada di sebuah warung. Kejadian tersebut berlangsung pada Selasa siang, 5 Mei 2026.

Peristiwa itu terjadi di sekitar Gedung DPRD Jember, tepatnya di Jalan Bengawan Solo No.32. Lokasi berada di wilayah Kelurahan sekaligus Kecamatan Sumbersari.

Laporan dari masyarakat langsung diterima oleh Palang Merah Indonesia Kabupaten Jember. Tim segera bergerak menuju lokasi untuk memberikan pertolongan pertama.

Baca Juga: Donor Darah di FTP UNEJ Sukses Besar, Dosen hingga Mahasiswa Turun Langsung Bantu Stok PMI Jember

Sebanyak tiga personel Tim Pertolongan Pertama diterjunkan ke lokasi kejadian. Mereka berangkat menggunakan ambulans yang telah disiagakan sebelumnya.

Korban diketahui sedang mengerjakan tugas kuliah bersama rekannya. Saat berada di warung tersebut, korban tiba-tiba mengalami sesak napas.

Tim yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan awal. Upaya penyelamatan dilakukan sesuai prosedur pertolongan pertama.

Baca Juga: Pelajar dan Santri Jadi Target PMI Jember, Donor Darah di Sekolah Hasilkan Puluhan Kantong dari Seleksi Ketat

“Selasa siang PMI Jember mendapat laporan dari masyarakat jika ada anak yang mengalami sesak nafas saat mengerjakan tugas kuliah disebuah warung, saat itu juga Tim PP PMI Jember langsung menuju ke lokasi menggunakan ambulan untuk segera memberikan pertolongan pertama,” ujar Imam Muslim Al Hariri.

Setelah mendapatkan penanganan awal, korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Proses evakuasi dilakukan menggunakan ambulans PMI Kabupaten Jember.

Setibanya di rumah sakit, korban langsung mendapatkan tindakan medis lanjutan. Namun, kondisi korban tidak dapat diselamatkan.

Korban diketahui bernama Achmad Hasby Abdillah. Ia merupakan warga Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.

Mahasiswa berusia 24 tahun tersebut kemudian dinyatakan meninggal dunia. Setelah itu, jenazah dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka.

Peristiwa ini menambah catatan kejadian darurat kesehatan di wilayah Jember. Respons cepat dari tim PMI menjadi bagian penting dalam penanganan awal.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X