Dengan kata lain, LPG 3 kg tetap akan digunakan, sementara CNG akan dikembangkan secara bertahap sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju kemandirian energi.
Usulan penggunaan CNG sebagai pengganti LPG menjadi langkah strategis pemerintah dalam mengurangi impor energi sekaligus menekan subsidi.
Dengan harga yang lebih murah, emisi yang lebih rendah, serta potensi sumber daya yang melimpah di dalam negeri, CNG memang menjanjikan banyak keuntungan.
Namun, tantangan dari sisi infrastruktur, keamanan tabung, masih membutuhkan pengembangan lebih lanjut. Edukasi pada masyarakat juga harus tetap dilakukan sebelum penggunaan CNG.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Tambang Ilegal di Sekitar Bandara IMIP Jadi Fokus Pemerintah, Presiden Instruksikan Penindakan Penuh dan ESDM Pastikan Proses Hukum Berjalan
Benarkah Harga BBM Naik per 1 April? Ini Konferensi Pers Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik Hingga Akhir 2026, Stok Energi Nasional Aman
Tegas! Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Siap Cabut IUP Bermasalah di Kawasan Hutan, Ini Arahan Presiden Prabowo
Update Harga Terbaru BBM di Seluruh Indonesia Hari Ini 4 Mei 2026: Pertamina Naikkan Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex