SketsaNusantara.id - Ketidakpastian harga satuan bahan bangunan terus menjadi keluhan para Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Jember, di tengah kondisi pembangunan yang mulai berjalan.
Kondisi ini disampaikan oleh Wakil Ketua I Gapensi Jember, Herwindo Wicaksono saat hearing di DPRD Jember, pada Rabu 29 April 2026.
Keluhan yang disampaikan, berkaitan dengan ketidakpastian harga satuan yang hingga kini belum ada standarisasi dari Dinas PUPR Kabupaten Jember.
"Saat ini kami menyampaikan beberapa keluhan yang dirasakan teman-teman kontraktor, terkait dengan harga bahan yang belum ada standarisasinya," ujarnya saat dikonfirmasi usai RDP.
Herwindo mengatakan, beberapa bahan baku yang kini terus mengalami lompatan harga yakni aspal, dan ini bisa mempengaruhi kualitas proyek infrastruktur yang dibutuhkan pemerintah.
"Kami sampaikan, misalnya Dinas PU sempat mengeluarkan satuan harga berkisar Rp1,5 juta pada awal tahun, tetapi kondisi di lapangan khususnya di Asphalt Mixing Plant (AMP) sudah mencapai Rp1,9 juta," imbuhnya.
Perbedaan harga satuan ini dirasa dapat mempengaruhi kondisi para kontraktor, yang tidak mampu membeli bahan dengan harga yang lonjakannya tinggi.
"Pasti kita akan rugi, karena memang selisihnya sangat jauh sekali. Kalau dipaksakan pasti akan berpengaruh pada kualitas pekerjaan, dan ini kami hindari agar kualitasnya tetap terjaga," paparnya.
Ia menyampaikan, jika penentuan satuan harga ini tidak segera ditetapkan maka akan berdampak pada lelang proyek infrastruktur yang juga bakal terlambat pengerjaannya.
Baca Juga: Verval DTSEN Libatkan ASN, Wakil Ketua DPRD Jember Ingatkan Akurasi Data Penerima Bantuan Sosial
"Kalau terus pasti ini berdampak besar, dan hampir dipastikan pekerjaan fisik ini akan di mulai di tengah hingga akhir tahun," jelasnya.
"Jika seperti itu, maka kita akan kejar-kejaran dengan waktu. Terlebih lagi dengan jangka waktu yang singkat, dan bila tidak sesuai maka kita juga kena wanprestasi," tegasnya.
Artikel Terkait
DPRD Jember Lantik Waka Anyar, Bupati Gus Fawait Minta Perkuat Sinergi Legislatif dan Eksekutif
Dukung Stok Darah, Anggota DPRD Jember Agung Budiman Donor Darah Usai Sidang Paripurna: Sedekah yang Luar Biasa
Ketua Komisi C DPRD Jember Soroti Nasib Warga di Kawasan PTPN dan Perhutani, Ardi Pujo: Jangan Hanya Jadi Pekerja Musiman
Fraksi NasDem DPRD Jember, ASN Turun Verval Pastikan Data Kemiskinan: Pastikan Tepat Sasaran!
Komisi D DPRD Jember Dukung ASN Data Kemiskinan, Verifikasi Faktual Harus Segera Libatkan Semua Pihak
Jaminan Kesehatan PPPK Paruh Waktu Berhenti September 2026, Komisi D DPRD Jember Dorong Penambahan Anggaran Segera
Pastikan Solar Bersubsidi Tepat Sasaran, Ketua Komisi B DPRD Jember: Jangan Sampai Ada Penyelewengan
Verval DTSEN Libatkan ASN, Wakil Ketua DPRD Jember Ingatkan Akurasi Data Penerima Bantuan Sosial
Usulan Surat Rekomendasi Solar Bersubdisi Petani Tertahan, Ketua Komisi B DPRD Jember Minta Bupati Instruksikan Dinas TPHP Tak Ganggu Prosesnya
Proyek PT KAI Daop 9 Jadi Sorotan, Komisi C DPRD Jember Sebut Pembangunan Belum Ada Izin: Kami Minta Dihentikan!