Kamis, 4 Juni 2026

Tekan Jalur Ilegal, Bupati Jember Gus Fawait Resmikan Klinik Khusus CPMI di RSD Balung

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Senin, 27 April 2026 | 20:00 WIB
Peresmian klinik di Kecamatan Balung. (Dok Diskominfo Jember)
Peresmian klinik di Kecamatan Balung. (Dok Diskominfo Jember)

SketsaNusantara.id – Langkah konkret dalam melindungi para pekerja migran dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jember melalui penyediaan fasilitas kesehatan yang terjangkau.

Bupati Jember, Gus Fawait, meresmikan klinik khusus Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di RSD Balung pada Senin, 27 April 2026.

Kehadiran klinik ini bertujuan untuk mempermudah warga Jember yang ingin berkarier di luar negeri melalui jalur resmi.

Baca Juga: Lantik 223 PNS, Bupati Gus Fawait: Kembalikan Jember ke Rel yang Benar

Dalam peresmian tersebut, Gus Fawait mengatakan inisiatif ini adalah wujud realisasi janji politiknya untuk mengayomi para pahlawan devisa.

Pasalnya, saat ini banyak sekali fenomena keberangkatan non-prosedural yang kerap dipicu oleh rumitnya akses birokrasi dan tingginya biaya administrasi di masa lalu.

"Sebelumnya, masyarakat Jember harus menempuh perjalanan jauh ke luar kota seperti Surabaya atau Malang hanya untuk mengurus dokumen di P4MI," ujarnya.

Baca Juga: Kepala BGN Puji Akurasi Data Gizi Door to Door Pemkab Jember

Namun kini, berkat koordinasi dengan pemerintah pusat, layanan tersebut telah tersedia di Mall Pelayanan Publik Jember.

Terobosan utama yang menjadi sorotan adalah pemangkasan biaya pemeriksaan kesehatan (medical check-up). Gus Fawait menginstruksikan penurunan tarif MCU secara signifikan untuk meringankan modal awal para calon pekerja.

"Tarif lama sebesar Rp750 ribu, sedangkan tarif baru senilai Rp450 ribu," katanya.

Baca Juga: Pangkas Jarak Pelayanan di Pelosok Jember, Gus Fawait Hadirkan Pemkab Mini

Dengan harga tersebut, Jember kini tercatat sebagai daerah dengan biaya kesehatan CPMI paling ekonomis di Jawa Timur, mengalahkan rata-rata biaya di kabupaten lain yang masih berkisar di angka Rp500 ribu hingga Rp700 ribu.

Selain RSD Balung, fasilitas serupa juga siap dioperasikan di berbagai rumah sakit daerah lainnya di Jember.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X