SketsaNusantara.id - Kasus keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Puluhan murid di Jetis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami keracunan.
Dilansir dari akun X @menuembegejelek, disebutkan bahwa setidaknya, data korban yang tercatat hingga hari ini yakni 80 jiwa yang mengalami keracunan.
"Korban keracunan MBG terdiri dari 78 siswa, dan 2 orang guru," jelasnya.
Kejadian keracunan MBG di Bantul ini terjadi pada Selasa, 14 April 2026 kemarin.
Dikatakan bahwa mulanya, para siswa mengkonsumsi MBG yang didapat pada hari Senin, 13 April 2026, sehari sebelum kejadian keracunan.
Kronologi Insiden Keracunan MBG di Bantul
Baca Juga: Anggaran Pengadaan Alat Makan MBG Bocor! BGN Ajukan Rp4,19 Triliun Hanya Untuk 15 SPPG di Yogyakarta
Menu yang diterima hari itu adalah nasi, ayam bakar, sayur sawi, tahu goreng, dan buah semangka.
Hingga keesokan paginya, beberapa murid merasakan gejala mual, diare, muntah, dan sakit kepala.
Para guru lantas membawa murid-murid yang mulai merasa kesakitan itu ke Puskesmas 2 Jetis.
Namun ternyata, jumlah korban yang mengalami gejala keracunan semakin bertambah.
Kabar kejadian keracunan MBG di Bantul ini lantas menimbulkan geraman netizen.
Artikel Terkait
Sisa MBG Dikumpulkan Guru Jadi Pakan Bebek, Guru: daripada Dibuang Sia-Sia
Program MBG Disorot, Guru MIN 1 Purbalingga Keluhkan Beban Tambahan Urus Ompreng
Tulis Pesan Terbuka untuk Prabowo Subianto, Siswa SMK di Kudus Sampaikan Penolakan Terima Jatah MBG, Minta Dialihkan untuk Tunjangan Guru
Seorang Siswa SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta Mengaku Dicopot sebagai Ketua OSIS, Diduga karena Menolak Program MBG
Kunto Aji Soroti Pelajar SMA Muhammadiyah 3 Jogja yang Mengaku Dicopot sebagai Ketua OSIS Usai Kritik MBG, Publik Menduga Ada Upaya Pengalihan Isu