Kamis, 4 Juni 2026

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Gus Fawait Minta Faskes di Jember Utamakan Kenyamanan Pasien

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Rabu, 8 April 2026 | 13:57 WIB
Bupati Jember Gus Fawait saat sidak ke puskesmas. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)
Bupati Jember Gus Fawait saat sidak ke puskesmas. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id – Demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Jember, Bupati Jember Muhammad Fawait menginstruksikan kenyamanan pasien.

Hal ini menjadi pelayanan prima yang harus dilakukan faskes, untuk pasien yang tengah berobat dan harus di atas kepentingan administraif.

Bupati Jember Gus Fawait mengatakan, fasilitas medis bagi masyarakat tidak boleh kalah mewah dibandingkan ruang kerja pejabat puskesmas.

Baca Juga: Pastikan Kontrak PPPK, Bupati Jember Gus Fawait Jamin Kontrak hingga 2027 Mendatang

Ia menggarisbawahi dua aspek krusial dalam transformasi pelayanan kesehatan di Jember, yakni kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kondisi fisik bangunan.

Termasuk, mengingatkan agar tidak ada lagi keluhan warga mengenai sikap petugas yang tidak ramah atau layanan yang lambat.

"Visi kami adalah kenyamanan warga. Jadi, saya tidak ingin mendengar lagi ada citra negatif soal pelayanan di Puskesmas," ujar Gus Fawait, Rabu 8 April 2026.

Baca Juga: Senyum Sanima di Balik Roda Baru, Wujud Nyata Kepedulian Pemkab Jember

Salah satu instruksi spesifiknya adalah standarisasi fasilitas. Gus Fawait meminta agar ruang rawat jalan dan rawat inap mendapatkan renovasi atau perawatan terbaik.

Menurut dia, sangat tidak etis jika ruang aula atau ruang kepala puskesmas justru lebih bagus dibandingkan ruang perawatan pasien.

Selain masalah fasilitas, Bupati Jember juga menyoroti urgensi penanganan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) yang masih menjadi tantangan di Jember.

Baca Juga: Cara Jitu Pemkab Jember Tingkatkan Pajak Asli Daerah Tanpa Membenani Rakyat dengan Kenaikan Tarif

"Kami instruksikan kepada setiap Puskesmas untuk lebih sigap mendeteksi pasien berisiko tinggi," imbuhnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember telah memperkuat koordinasi dengan tiga rumah sakit daerah.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X