Minggu, 19 Juli 2026

5 Fakta Ledakan di Perbatasan Surabaya-Sidoarjo, Sejumlah Rumah Warga Rusak dan 1 Orang Meninggal Dunia Diduga Akibat Kecelakaan Kerja di Pabrik Baja

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 7 April 2026 | 08:30 WIB
Kondisi pasca terjadi ledakan di pabrik baja Sidoarjo yang mengakibatkan kaca rumah di Surabaya pecah dan atap pemukiman warga sekitar mengalami kerusakan (Instagram/call112surabaya)
Kondisi pasca terjadi ledakan di pabrik baja Sidoarjo yang mengakibatkan kaca rumah di Surabaya pecah dan atap pemukiman warga sekitar mengalami kerusakan (Instagram/call112surabaya)

"Kami menerima laporan rumah warga di Kutisari Indah Barat Surabaya mengalami kerusakan, kaca di lantai atas pecah setelah terdengar ledakan," tulisnya dalam unggahan video di akun Instagram @cal112surabaya.

Selain itu, sejumlah warga di Sidoarjo juga mengaku gentengnya pecah karena ada material besi terlontar masuk menembus atap rumah. Terbaru, dilaporkan ada 7 rumah warga rusak yang terdampak pasca terjadi ledakan.

3. Sumber Ledakan dari Pabrik Baja

Pihak kepolisian memastikan bahwa ledakan berasal dari aktivitas di PT Great Wall Steel (GWS), sebuah pabrik pengolahan baja di Desa Janti, Waru, Sidoarjo. Ledakan tersebut diduga terjadi saat aktivitas pemotongan besi tua di tempat terbuka. 

4. Diduga Akibat Kecelakaan Kerja

Pihak perusahaan mengonfirmasi terjadiya ledakan. HRD perusahaan menjelaskan bahwa insiden ini terjadi karena ada kecelakaan kerja saat proses pemotongan besi tua.

"Waktu itu dilakukan proses pemotongan besi tua, karena jumlah, posisi dan dimensi yang tidak bisa dilebur maka dilakukan (pemotongan) di tempat terbuka. Tanpa diketahui, diduga material yang dipotong itu meledak," ujar HRD PT GWS pada hari Senin, 6 April 2026.

Baca Juga: Ngeri! Ledakan Dahsyat Porak Porandakan Rumah Warga di Ponorogo hingga Menelan Korban Jiwa, Apa Penyebabnya?

5. Tiga Orang Terluka, Satu Meninggal Dunia

Akibat kejadian tersebut, 3 orang dilaporkan menjadi korban. Dua di antaranya mengalami luka-luka, sementara satu orang dinyatakan meninggal dunia.

Korban meninggal dunia merupakan kernet truk (inisial R) pengiriman yang terkena serpihan besi saat sedang beristirahat sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

Diketahui, korban luka (inisial P dan J) dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti terjadinya ledakan.

Sementara itu, perusahaan menyatakan akan bertanggung jawab terhadap kerusakan rumah warga. Pihaknya juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan kerja guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: instagram @call112surabaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X