Beberapa netizen membenarkan 'tugas tambahan' yang dibebankan SPPG tersebut.
"Tiap sekolah ada guru penanggungjawab yang menerima, membagikan, mengikat kembali, dan memastikan jumlahnya. Biasanya prioritas guru honorer. Apa ada insentifnya? Ada tapi kecil. Untuk sekolah dengan murid di bawah 100 sekitar 20rb/hari, murid 100-500 sekitar 30rb/hari.," jelas netizen.
Baca Juga: Viral! Mobil Pengantar Makanan MBG Kedapatan Angkut Sampah, SPPG Siriwini 002 Dikecam
"malah ada tuh driver sppg yang secara meminta guru dan menyuruh siswa ikut ambil ompreng dari mobil dan taruh di ruangan. ngakunya banyak target sekolah yg harus segera diantar. lah dikira guru gak ngajar di kelas kali," komentar netizen.
"Capek gila! Apalagi ngajar kelas 1 SD. Harus bawain ompreng sendiri ke kelas karena gabisa minta bantu anak, abis itu bongkar sendirian, bantuin anak yang mau bawa pulang, mesti ngiket sama rapihin juga. Gara-gara urusin mbg doang waktu ngajar kepotong 20-30 menit," timpal netizen yang lain.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Buntut Konten Joget di Dapur MBG, SPPG Milik Hendrik Irawan Resmi Dihentikan, Ini Tanggapannya...
Kontroversi SPPG Bengkulu Makin Panas, Wehelmi Ade Tarigan Balas Kritik Netizen soal Joget Rp6 Juta dan Dampak MBG
Rakortas Bersama Presiden Prabowo Putuskan MBG 6 Hari untuk Daerah 3T, Fokus Percepatan Penurunan Stunting
Jelang Operasional SPPG 31 Maret 2026, BGN Tegaskan Sanksi Tegas bagi Mitra Program MBG yang Mark Up Harga
Viral! Mobil Pengantar Makanan MBG Kedapatan Angkut Sampah, SPPG Siriwini 002 Dikecam