SketsaNusantara.id – Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memberikan respons langsung terkait isu liar yang menyebut sejumlah tokoh politik nasional sebagai dalang di balik tuduhan ijazah palsu.
Nama yang dimaksud adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Puan Maharani, hingga Habib Rizieq Shihab (HRS).
Tiga nama tersebut mencuat setelah disinggung oleh Rismon Sianipar yang saat ini sudah keluar dari lingkaran Roy Suryo dan kawan-kawannya.
Menanggapi spekulasi tersebut, Jokowi yang ditemui di kediamannya di Sumber, Solo, pada Jumat 3 April 2026, menyatakan tak mau berspekulasi dan mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Saat dikonfirmasi mengenai klaim yang beredar di media sosial dan kanal YouTube yang menuding AHY, Puan, dan Habib Rizieq sebagai aktor intelektual di balik isu tersebut, Jokowi menegaskan dirinya tidak ingin terjebak dalam opini yang belum terbukti.
"Saya tidak mau berspekulasi, saya juga tidak mau menuduh siapapun," ungkap Jokowi dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.
Terkait tudingan tersebut, Jokowi menyatakan bahwa ia tak mau berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya terhadap proses hukum yang berlaku.
"Biarkan proses hukum dan proses yang lain berjalan apa adanya," lanjutnya.
Terkait sosok yang mencuatkan 3 nama tersebut yakni Rismon Sianipar, Jokowi juga tak mau banyak menanggapi.
"Ya tanyakan sendiri sama dia," tegas Jokowi.
Sosok Rismon Sianipar sendiri menjadi sorotan setelah ia menyatakan bakal merevisi total penelitiannya dalam buku Jokowi’s White Paper (JWP).
Artikel Terkait
Jokowi Jalani Diperiksa hingga Malam Hari, Buntut Kasus Tuduhan Ijazah Palsu
Jokowi Bantah Tak Teken Revisi UU KPK 2019, Nyatakan Dukungan Kembalikan Marwah KPK Versi Lama
Viral Julukan ‘Tembok Ratapan Solo’, Rumah Jokowi Ramai Didatangi Anak Muda Gen Z hingga Jadi Spot Konten Media Sosial
Rismon Sianipar Ajukan Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi, Akui Ada Temuan Baru Pada Penelitiannya
Rismon Sianipar Temui Jokowi di Solo untuk Meminta Maaf, Ungkap Temuan Baru yang Membuatnya Minta Maaf