SketsaNusantara.id - Cuaca ekstrem melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat. Hujan deras disertai angin kencang terjadi dalam waktu singkat. Situasi ini memicu kerusakan di beberapa daerah.
Salah satu kejadian terjadi di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Seorang warga merekam detik-detik badai yang datang. Video tersebut kemudian diunggah ke media sosial dan menjadi perhatian.
Dalam unggahan akun Instagram @shashe_family, terlihat kondisi sebelum dan sesudah kejadian. Perubahan cuaca disebut terjadi sangat cepat. Dari gerimis, situasi berubah menjadi hujan deras disertai angin kencang.
Baca Juga: Atap Beterbangan! Detik-Detik Hujan Angin Porak-porandakan Pemukiman di Wuluhan Jember
“Semuanya berlangsung dengan cepat. Jam 15.00 WIB mulai gerimis dan petir, tiba-tiba hujan deras dan angin kencang sekali,” tulisnya pada caption, dikutip pada Selasa, 31 Maret 2026.
Saat angin mulai bertiup kencang, kondisi sekitar berubah drastis. Atap rumah terlihat mulai berterbangan. Pohon-pohon di sekitar pemukiman juga tampak bergoyang kuat.
“Mulai suara atap berterbangan, pohon-pohon yang bergoyang ke sana kemari, plus mati lampu,” imbuhnya.
Selain kerusakan pada bangunan, kondisi di dalam rumah juga terdampak. Pemilik akun menyebut mengalami kepanikan saat kejadian berlangsung. Ia bersama anak-anak memilih bertahan di dalam kamar.
Ia menggambarkan suasana saat itu cukup mencekam. Anak-anak disebut menangis karena ketakutan. Suara air yang masuk ke dalam rumah juga terdengar cukup deras.
Air hujan dilaporkan masuk hingga ke bagian dapur. Genangan air terjadi di beberapa ruangan. Setelah kondisi mereda, pemilik rumah mulai membersihkan area yang terdampak.
Air yang masuk disebut mencapai beberapa ember. Proses pembersihan dilakukan setelah situasi lebih aman. Aktivitas ini dilakukan bersama anggota keluarga.
Di luar rumah, kondisi lingkungan juga mengalami kerusakan. Beberapa pohon dilaporkan tumbang. Ranting dan material lain berserakan di sekitar pemukiman.
Warga setempat kemudian melakukan gotong royong. Mereka membersihkan pohon dan ranting yang jatuh. Kegiatan ini dilakukan setelah badai mereda.
Artikel Terkait
Jejak Nawa Dewata di Balik Konsep Wali Songo pada Era Majapahit, Penjaga Alam Semesta yang Melindungi Arah Mata Angin
5 Fakta Menarik Pecalang, Polisi Adat Bali yang Menjaga Wilayah di 8 Penjuru Mata Angin dengan Kemampuan Ketajaman Indra
Video Banjir Bandang di Jeddah Viral: Badai Petir, Angin Kencang, dan Prediksi Ancaman Luas di Arab Saudi 2025
Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Kantor PMII Jember, Tim Satgana PMI Bergerak Cepat Evakuasi Demi Cegah Kerusakan Lebih Parah