SketsaNusantara.id - Cuaca ekstrem disertai angin kencang yang menerjang Kota Surabaya, Jawa Timur pada hari Senin, 2 Maret 2026, merenggut nyawa salah seorang petugas pembersih kaca apartemen.
Insiden tragis tersebut sempat menghebohkan media sosial. Video yang beredar memperlihatkan seorang petugas terombang-ambing saat membersihkan kaca di ketinggian sekitar 20 lantai.
Rekaman video yang diunggah akun Instagram resmi Command Center 112 dan BPBD Surabaya, kiriman dari warga, menunjukkan dua petugas berada di dalam gondola saat cuaca tiba-tiba memburuk. Gondola dan tali pengaitnya tersangkut, sehingga keduanya terjebak di ketinggian.
Baca Juga: Menggetarkan! Pria Surabaya Donor Darah 50 Kali, PMI Beri Penghargaan Istimewa
Terjangan angin kencang membuat gondola tak bisa bergerak turun dan tali pengaman terombang-ambing tak terkendali. Alhasil, salah satu petugas ikut terseret angin hingga tubuhnya terpelanting dan membentur tembok apartemen.
Gondola juga tak beraturan terpelanting membentur kaca serta dinding bangunan apartemen di tengah hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya sekitar pukul 14:23 WIB.
Diketahui, peristiwa nahas ini terjadi di Apartemen Ascott Waterplace yang berada kawasan Jalan Pakuwon Indah Lontar Timur, Surabaya Barat. Satu orang dilaporkan meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka.
Pihak manajemen apartemen menjelaskan sedikit kronologi singkat dan menyebut ada 2 pekerja atau teknisi sealant gedung yang sedang bertugas di bagian luar apartemen menggunakan 2 gondola.
Saat kedua pekerja melakukan tugasnya, secara tak terduga kondisi cuaca yang awalnya panas kemudian berubah drastis. Hanya dalam hitungan menit, langit Surabaya diselimuti awan gelap dan turun hujan deras disertai angin kencang.
Baca Juga: Hujan Deras dan Angin Kencang di Kalisat Jember, Satu Rumah Warga Tertimpa Pohon Tumbang
Angin yang bertiup kencang membuat alat kerja dan gondola tempat berpijak para pekerja tersapu, sehingga keduanya terombang-ambing di ketinggian dihantam hujan badai.
Tim Call Center di bawah naungan BPBD Surabaya segera melakukan upaya penyelamatan setelah menerima laporan warga. Pihak kepolisian juga hadir ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan melakukan pemeriksaan terkait kejadian ini.
"Saat Tim Call 112 tiba di lokasi, 2 petugas masih dalam kondisi diatas gondola. Kedua korban langsung dievakuasi oleh Tim Rescue DPKP dan BPBD Kota Surabaya," tulis akun Instagram @bpbdsurabaya dikutip SketsaNusantara.id pada hari Selasa, 3 Maret 2026.
Dalam unggahannya, Tim Call Center Surabaya berhasil mengevakuasi kedua petugas tersebut. "Satu korban selamat langsung mendapatkan penanganan medis awal dari TGC Kota Surabaya, sementara satu korban lagi meninggal dunia dan langsung dibawa ke Rumah Sakit menggunakan ambulance Dinsos," ungkapnya.
Artikel Terkait
Heboh Semburan Gas Misterius Muncul Sungai Kebon Agung Rungkut Surabaya, Pakar Geologi ITS Sebut Fenomena Ini Bukan Aktivitas Alam, Apa Penyebabnya?
Alasan Surabaya Dijuluki Kota Pahlawan, Ternyata Berkaitan dengan Hari Pahlawan dan Pertempuan 10 November 1945
Pray for Jember, Sejumlah Wilayah Terendam Banjir Akibat Cuaca Ekstrem, Luapan Sungai Mengakibatkan Jembatan Terputus, Begini Kondisinya
Heboh! Lubang Galian Rumah Warga di Tambaksari Surabaya Mendadak Keluarkan Asap Panas hingga Diduga Ada Kebocoran Gas, Begini Penjelasan BPBD
Cuaca Ekstrem Terjang dan Longsor di Jember Akibatkan Rumah Roboh