Sabtu, 18 Juli 2026

SMAN 1 Jombang Gelar Halalbihalal, Gus Najib Denanyar: Kebaikan Saat Ramadhan Tidak Boleh Berhenti Setelah Lebaran

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Minggu, 29 Maret 2026 | 21:00 WIB
Para dewan guru SMAN 1 Jombang sedang mendengarkan tausiyah yang disampaikan Gus Najib dari Ponpes Denanyar. (SketsaNusantara.id)
Para dewan guru SMAN 1 Jombang sedang mendengarkan tausiyah yang disampaikan Gus Najib dari Ponpes Denanyar. (SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Setelah ldul Fitri, seorang muslim hendaknya meningkatkan kebaikan yang dilakukan. Tidak sekedar berhenti di bulan suci Ramadhan.

Itu dilakukan agar orang lslam istikomah dalam menebarkan keberkahan kepada sesama. Baik kepada manusia maupun alam semesta.

Hal itu ditegaskan Pengasuh Pesantren Al-Madienah Denanyar KH M Najib Muhammad Al-Imam, Minggu 29 Maret 2026. Kiai akrab disapa Gus Najib hadir memberikan tausiyah dalam Halal bi Halal keluarga besar SMAN 1 Jombang.

Baca Juga: Arti Lontong dalam Budaya Jawa, Simbol Hati Bersih dan Saling Memaafkan Saat Lebaran

"Bahkan saat dulu saya disuruh memilih jadi penceramah atau guru, saya memilih jadi guru," ujarnya. Faktor lebih bisa menebar keberkahan menjadi pendorong pilihan hidupnya itu.

Bulan Ramadhan, lanjutnya, memang harus diakhiri dengan Lebaran bermaaf-maafan. "Sehingga kalau sudah berakhir, kita berharap bisa berjumpa lagi dengan Ramadhan di tahun depan," imbuhnya.

Baca Juga: Tradisi Tahunan, Warga Kecamatan Muncar, Banyuwangi Menggelar Battle Sound Horeg dalam Rangka Halalbihalal

Kepala SMAN 1 Jombang Dyah Ayu Endrianingsih menjelaskan acara ini rutin digelar setiap tahun. "Untuk saling memaafkan setelah satu bulan penuh menjalankan puasa di bulan Ramadhan," ujarnya.

Perempuan berkacamata ini menambahkan acara ini dihadiri tidak hanya dewan guru dan karyawan. "Tapi juga beliau para pensiunan yang pernah bertugas di SMAN 1 Jombang," imbuhnya.

Baca Juga: Solusi Hati Resah dan Gelisah dalam Islam, Amalan Sayyidina Ali yang Diyakini Mampu Menenangkan Pikiran

Salah satu guru purna Wawang Hoetawarman mengakui kekompakan keluarga besar SMAN 1 Jombang. "Saya sudah bertugas di lima sekolah, yang paling kompak dan rukun ya di sini," imbuhnya.

Dirinya berharap acara seperti ini bisa langgeng di waktu mendatang. "Agar bisa terus terjaga tali silaturahmi," pungkasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

 

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X