Data hasil evaluasi mencatat sebanyak 47 SPPG terindikasi melakukan pelanggaran serius. Temuan tersebut berasal dari berbagai wilayah dengan jumlah kasus yang berbeda.
Wilayah II tercatat sebagai daerah dengan jumlah pelanggaran terbanyak. Sementara wilayah lainnya juga mencatat kejadian serupa dalam jumlah yang lebih kecil.
Langkah evaluasi dan penindakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas program. BGN menegaskan bahwa standar yang telah ditetapkan harus dipatuhi oleh seluruh pengelola dapur.
Dengan adanya dorongan inovasi dan pengawasan yang lebih ketat, pelaksanaan program MBG diharapkan dapat berjalan sesuai dengan tujuan awalnya. Program ini ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat secara merata dan berkelanjutan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Viral MBG Bagikan Donat Jco di Palu, Warganet Terbelah Soal Gizi dan Tujuan Program untuk Anak Sekolah
Guru Semarang Ungkap Pengalaman saat MBG Terlambat, Video Curhatan Soal Tugas Tambahan Viral di Instagram
Viral Paket MBG Rapel 4 Hari di Sleman, Isi Menu Ayam, Jeruk, dan Roti Rp32 Ribu hingga Rp40 Ribu Diperdebatkan
Petugas SPPG Purbalingga Minta Maaf Soal Status WA Sebut Penerima MBG adalah Rakyat Jelata’, Siap Terima Sanksi
Tepis Isu Kegagalan MBG, Bupati Gus Fawait Pastikan Kesiapan Dapur SPPG di Jember