Kamis, 4 Juni 2026

Tak Sampai 3 Hari, Atap Rumah Wartawan Diganti Alduro, Ini Keunggulan Dibanding Seng dan Asbes

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 19 Maret 2026 | 15:30 WIB
Penggantian atap dalam pelaksanaan program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’ di salah satu rumah wartawan anggota Promedia Group di Citayam, Bogor.  (Dok. Promedia)
Penggantian atap dalam pelaksanaan program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’ di salah satu rumah wartawan anggota Promedia Group di Citayam, Bogor. (Dok. Promedia)

SketsaNusantara.id - Program penggantian atap rumah wartawan mulai direalisasikan. Inisiatif ini digagas PT Sirkular Karya Indonesia (SKI) bersama Promedia Group sebagai bentuk dukungan terhadap profesi jurnalis.

Pelaksanaan perdana dilakukan di kawasan Citayam, Bogor. Proses pengerjaan berlangsung lebih cepat dari rencana awal. Penggantian atap yang semula diperkirakan memakan waktu hingga empat hari, justru selesai dalam dua hari.

Tim pekerja yang diturunkan berjumlah tujuh hingga delapan orang. Selain itu, kondisi cuaca yang cerah selama pengerjaan turut mempercepat proses di lapangan.

Baca Juga: Program Ganti Atap Rumah Wartawan Diluncurkan Promedia dan SKI, Solusi Nyaman, Sehat, dan Ramah Lingkungan dari Limbah Plastik

“Kami siapkan 7-8 tenaga kerja supaya bisa cepat selesai,” ungkap Didik, kepala tukang dalam proyek tersebut.

Pengerjaan yang berlangsung tanpa hambatan cuaca membuat proses penggantian berjalan lancar. Para pekerja dapat menyelesaikan pemasangan atap baru tanpa gangguan hujan.

Program ini menyasar rumah wartawan anggota Promedia Group. Salah satu penerima manfaat, Kunradus Aliandu, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut.

Baca Juga: Kolaborasi Promedia Group dan ICCN Resmi Dimulai, Targetkan Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif di Seluruh Indonesia

Ia menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara yang telah memfasilitasi perbaikan rumahnya. Atap lama yang sebelumnya menggunakan seng, kini diganti dengan material Alduro.

Material ini disebut memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan jenis atap konvensional. Selain lebih tebal, Alduro diklaim mampu menjaga suhu ruangan tetap stabil.

Ketebalan atap mencapai lima milimeter. Hal ini membuat panas dari luar tidak langsung masuk ke dalam rumah. Beberapa pengguna merasakan perubahan suhu setelah penggantian.

“Ruang menjadi lebih sejuk dan adem setelah pergantian atap ini,” ungkap Christiana, salah satu penerima manfaat lainnya.

Selain menjaga suhu, material Alduro juga diklaim lebih tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem. Atap ini tidak mudah berkarat, retak, atau pecah meskipun digunakan dalam jangka panjang.

Dari sisi kesehatan, Alduro disebut lebih aman dibandingkan asbes. Material ini telah melalui sertifikasi bebas logam berbahaya sehingga dinilai lebih ramah bagi penghuni rumah.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X