Untuk memastikan independensi dan objektivitas, Koalisi Masyarakat Sipil mendesak Presiden membentuk tim gabungan pencari fakta. Di sisi lain, Komnas HAM juga didorong untuk membentuk tim investigasi khusus guna mengungkap fakta secara menyeluruh.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dinilai bukan sekadar serangan terhadap individu, melainkan ancaman serius bagi para pembela HAM dan masa depan demokrasi di Indonesia. Oleh karena itu, penyelesaiannya harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan menjunjung tinggi prinsip keadilan.
Koalisi menegaskan, langkah tersebut penting sebagai jaminan agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di masa mendatang, sekaligus memperkuat perlindungan terhadap masyarakat sipil dari segala bentuk teror dan kekerasan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Kasus Andrie Yunus Disiram Air Keras Jadi Sorotan, Kapolri Instruksikan Polda Metro Jaya Usut Tuntas dan Tangkap Pelaku
Ciri-Ciri Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus Terungkap, KontraS Beberkan Detail dari Rekaman CCTV
Analisis CCTV, Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Sudah Membuntuti Korban
Bintang Emon Desak Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Singgung Kasus Novel Baswedan yang Sempat Menuai Kontroversi
Soroti Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Bintang Emon Berharap Tak Ada Berita Besar yang Mengalihkan Atensi Publik, Warganet Sentil Menteri HAM