Kamis, 4 Juni 2026

Siapa Palti Hutabarat? Inilah Pegiat Medsos yang Dapat Teror Kepala Anjing Diduga Karena Vokal Kritik Pemerintah, Ternyata dulu Mantan Tapol Jokowi

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 19 Maret 2026 | 13:42 WIB
Potret Palti Hutabarat, pegiat media sosial dan kader PDIP dapat teror bangkai hewan karena unggahannya yang kerap mengkritik pemerintahan Prabowo (Instagram/paltiwest)
Potret Palti Hutabarat, pegiat media sosial dan kader PDIP dapat teror bangkai hewan karena unggahannya yang kerap mengkritik pemerintahan Prabowo (Instagram/paltiwest)

SketsaNusantara.id - Media sosial belakangan ini kembali dihebohkan dengan aksi teror mengerikan yang menimpa pegiat media sosial Palti Hutabarat.

Melalui akun Instagram pribadinya, Palti mengaku bahwa belakangan ini rumah orang tuanya yang berada di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara mendapat kiriman bangkai kepala anjing pada hari Rabu, 18 Maret 2026.

"Teror kepala anjing di rumah orang tua saya hari ini, mirip seperti teror kepala babi untuk Bocor Alus Tempi dan ayam dengan kepala terpotong yang dikirim ke rumah DJ Donny. Kenapa kritik selalau direspon dengan teror?!" tulisnya melalui akun Instagram @paltiwest.

Kejadian ini menuai sorotan tajam publik, terlebih Palti Hutabarat termasuk salah satu pegiat media sosial yang terbilang vokal mengkritik pemerintah.

Baca Juga: Profil Singkat Sherly Annavita Rahmi, Sosok Perempuan Vokal yang Alami Sejumlah Teror Usai Kritisi Penanganan Banjir Aceh dan Sumatra

Lantas, siapakah Palti Hutabarat sebenarnya? Berikut profil singkat Palti Hutabarat dihimpun SketsaNusantara.id dari berbagai sumber.

Palti Hutabarat merupakan seorang pegiat media sosial yang dikenal sebagai figur yang kritis dalam menyuarakan isu-isu sosial dan politik di media sosial.

Pria kelahiran 6 Agustus 1984 itu kerap mengunggah konten yang mengkritik kebijakan pemerintah melalui akun @paltiwest yang ada di berbagai platform seperti X (Twitter) dan Instagram.

Menilik dari akun Instagramnya, Palti menjuluki dirinya sebagai "mantan tapol Multono 2024" yang tertulis dalam bio media sosialnya.

Istilah tapol merujuk pada tahanan politik, mengingat Palti pernah ditahan selama masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Teror Melanda Aktivis Greenpeace dan Influencer Isu Banjir Aceh-Sumut, Pengamat: Ini Upaya Pembungkaman...

Palti awalnya merupakan pendukung Jokowi, namun pada Pilpres 2024, ia beralih menjadi relawan pendukung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Pengamat isu politik yang diketahui adalah kader PDIP itu sempat ramai jadi sorotan publik saat ditangkap Bareskrim Polri pada Januari 2024.

Kasus ini dipicu oleh unggahannya mengenai rekaman suara yang diduga berisi instruksi pejabat Forkopimda di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @paltiwest

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X