Minggu, 19 Juli 2026

Police Line di SPBU Tegal Besar Mulai Dibuka, Polres Jember Telah Kumpulkan Bukti-Bukti Kejahatan

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Selasa, 17 Maret 2026 | 15:29 WIB
SPBU Tegal Besar Jember. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)
SPBU Tegal Besar Jember. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Pasca kejadian penutupan sementara SPBU di Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, kini Satreskrim Polres Jember mulai membuka kembali police line yang ada di lokasi.

Hal ini dikarenakan agar pelayanan pengisian BBM bisa berjalan normal, sehingga mengurangi potensi kemacetan.

Kendati demikian, Satreskrim Polres Jember terus melakukan pengawasan ketat terhadap SPBU tersebut yang diduga melakukan penyelewengan BBM bersubsidi.

Baca Juga: Pangkas Anggaran dan BBM, Bupati Jember Gus Fawait Pimpin Rombongan OPD Pakai Minibus ke PT Nankai Indonesia

Kanit Tipiter Satreskrim Polres Jember Ipda Harry Sasono mengatakan, langkah pembukaan police line ini dilakukan setelah penyidikan selesai dan telah mengamankan sejumlah barang bukti.

“Satreskrim Polres Jember telah melakukan olah TkP dan bukti-bukti di lapangan sudah di amankan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa 17 Maret 2026.

Ia menjelaskan jika kasus ini mencuat setelah adanya dugaan praktik penyelewengan BBm bersubsidi, sehingga diambil langkah hukum sesuai aturan.

Baca Juga: Polisi Amankan Pembeli BBM Jerigen di Balung Jember di Tengah Fenomena Panic Buying

“Setelah menerima laporan, kami langsung ke KTP dan memasang police line dan memeriksa semua bukti yang mendukung penyelidikan,” paparnya.

Pembukaan police line ini dilakukan, karena proses penyidikan telah selesai dan memutuskan untuk dibuka segel karena tidak akan menghambat proses hukumnya.

Tetapi, menurutnya kasus ini akan dikerucutkan pada alat transportasi dan mesin pengisian BBM tertentu.

Baca Juga: Bupati Gus Fawait Tindak Tegas Penimbun BBM, Polisi Mulai Amankan Warga yang Gunakan Jerigen saat Antri BBM di SPBU Balung Jember

“Kami lepas yang sekirangan sudah tidak diperlukan, maka kami fokuskan pada pemasangan garis polisi di area mesin pengisian BBM jenis solar,” imbuhnya.

Ipda Harry menyampaikan, saat ini SPBU masih belum beroperasi karena dalam masa pembinaan oleh pihak Pertamina dan masyarakat bisa mengisi di SPBU terdekat.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X