Kamis, 4 Juni 2026

Hadapi Krisis Minyak Dunia, Begini Cara 7 Negara di Asia untuk Hemat BBM, dari WFH hingga Belajar Online

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 12 Maret 2026 | 15:00 WIB
Ilustrasi cara negara-negara di Asia hemat BBM dalam rangka hadap krisis minyak dunia (Freepik)
Ilustrasi cara negara-negara di Asia hemat BBM dalam rangka hadap krisis minyak dunia (Freepik)

 

SketsaNusantara.id - Sejumlah negara di Asia mulai memberlakukan sejumlah kebijakan demi mengurangi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Aksi tersebut merupakan respons terhadap konflik di Timur Tengah yang kian memanas pasca serangan Amerika-Israel ke Iran pada awal Maret 2026 lalu.

Perang yang terjadi di Timur Tengah saat ini berimbas pada harga minyak dunia yang tembus hingga USD 110,02 per barel, naik 8,7 persen dari harga sebelumnya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Singgung Harga BBM Subsidi Minyak Dunia Dampak Perang Iran vs Israel-Amerika: Saya Cukup Pintar...

Untuk mengatasi krisis minyak dunia yang mengancam di depan mata, sejumlah negara melakukan pengetatan konsumsi BBM.

“Sejumlah negara sudah melakukan pengetatan konsusmi BBM sebagai respons disrupsi pasokan di Timur Tengah,” tulis akun X @perupadata.

Beberapa langkah penghematan BBM tersebut salah satunya adalah menerapkan kebijakan Work From Home atau WFH kepada pegawai pemerintahan.

Baca Juga: Ngeri! Detik-Detik Langit Iran Diselimuti Awan Gelap dan Turun Hujan Asam Beracun Pasca Kilang Minyak Diserang AS-Israel, Nyawa Warga Tehran Terancam

Dilansir dari unggahan akun X @perupadata, 7 negara di Asia yang mulai mengetatkan konsumsi BBM yakni Filipina, Myanmar, Thailand, Pakistan, Bangladesh, Korea Selatan dan Tiongkok.

Selain WFH, salah satu cara negara-negara tersebut dalam menghemat BBM yakni dengan menerapkan pembelajaran daring di tingkat perguran tinggi.

Lantas apa saja cara-cara lain yang dilakukan ketujuh negara di atas dalam menghadapi krisis minyak dunia? Berikut ini rinciannya.

Baca Juga: Polisi Amankan Pembeli BBM Jerigen di Balung Jember di Tengah Fenomena Panic Buying

1. Filipna

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: X @perupadata

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X