SketsaNusantara.id - Kegiatan donor darah yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, mencatatkan capaian luar biasa selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Dalam kegiatan kemanusiaan yang berlangsung pada Minggu malam 15 Maret 2026, sebanyak 81 kantong darah berhasil dihimpun dari masyarakat yang secara sukarela mendonorkan darahnya.
Capaian tersebut menjadi yang tertinggi dalam rangkaian kegiatan donor darah Ramadhan yang dilaksanakan di berbagai kecamatan di Kabupaten Jember tahun ini. Data dari Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember menunjukkan bahwa perolehan darah di Kecamatan Kalisat melampaui capaian wilayah lain selama program donor darah Ramadhan berlangsung.
Kegiatan donor darah malam hari di bulan puasa memang memiliki tantangan tersendiri. Meski demikian, antusiasme warga Kalisat tetap tinggi. Tercatat sebanyak 107 orang mendaftarkan diri sebagai calon pendonor dalam kegiatan tersebut.
Namun tidak semua peserta dapat melanjutkan proses donor darah. Setelah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan atau skrining yang dilakukan petugas medis PMI, hanya 81 orang yang dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darahnya.
Sementara itu, sebanyak 26 pendaftar lainnya belum dapat melakukan donor karena beberapa faktor kesehatan. Di antaranya tekanan darah yang tidak stabil serta kadar hemoglobin yang belum memenuhi standar medis untuk donor darah.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Kalisat atas partisipasi aktif mereka dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Menurutnya, semangat berbagi warga tetap terjaga meski kegiatan dilakukan pada malam hari setelah menjalankan ibadah puasa.
“Partisipasi masyarakat Kalisat sangat luar biasa. Mereka tetap hadir dan bersedia mendonorkan darahnya meskipun sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan,” ujar Zainollah.
Ia menilai capaian 81 kantong darah tersebut menunjukkan bahwa Kecamatan Kalisat masih mempertahankan reputasinya sebagai salah satu wilayah dengan kontribusi donor darah terbesar di Kabupaten Jember.
“Perolehan ini menjadi yang terbanyak selama kegiatan donor darah Ramadan 1447 H di tingkat kecamatan di Kabupaten Jember,” tambahnya.
Stok darah yang terkumpul dari kegiatan ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan pasien di berbagai fasilitas kesehatan, terutama selama bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pada periode tersebut, kebutuhan darah di rumah sakit biasanya tetap tinggi, sementara jumlah pendonor sering mengalami penurunan.
Karena itu, kegiatan donor darah yang dilakukan PMI di berbagai kecamatan menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan stok darah di Kabupaten Jember.
Artikel Terkait
Bulan Puasa Baru Sepekan, PMI Jember Pastikan Stok Darah Aman, 1.635 Kantong Siap Layani Kebutuhan Medis
Donor Darah Malam Ramadhan di Kecamatan Jenggawah, PMI Jember Himpun 43 Kantong dari Warga Delapan Desa
45 KK Terdampak Banjir Sungai Dinoyo, PMI Jember dan BPBD Suplai Air Bersih serta Lakukan Normalisasi Sumur
Sumur Warga Desa Gugut Jember Keruh dan Berbau Usai Banjir Sungai Dinoyo, PMI Lakukan Normalisasi dan Distribusi Air Bersih
PMI Jember Gelar Harmoni Ramadhan, Gus Hutri Ajak Perkuat Syukur dalam Pengabdian Kemanusiaan