Kamis, 4 Juni 2026

Gus Fawait Dorong Transformasi Puskesmas Jember Jadi Garda Terdepan yang Ramah dan Mandiri

Photo Author
- Rabu, 11 Maret 2026 | 14:02 WIB
Bupati Jember Gus Fawait saat dikonfirmasi. (Dok Diskominfo Jember)
Bupati Jember Gus Fawait saat dikonfirmasi. (Dok Diskominfo Jember)

SketsaNusantara.id – Serangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Jember, Bupati Jember Muhammad Fawait melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Ajung.
Kunjungan ini mempertegas misi pemerintah daerah dalam merombak kualitas pelayanan kesehatan dasar di wilayah tersebut.

Gus Fawait menekankan bahwa, puskesmas adalah wajah pertama pelayanan publik dan berkomitmen untuk selalu memantau kondisi fasilitas kesehatan di setiap kecamatan guna memastikan masyarakat mendapatkan hak dasarnya secara layak. Namun, Gus Fawait mengingatkan bahwa perubahan besar tidak bisa dilakukan secara tunggal.

"Transformasi kesehatan membutuhkan sinergi kolektif dari seluruh tenaga medis. Tanpa dukungan jajaran di lapangan, visi perbaikan layanan ini tidak akan menyentuh masyarakat secara nyata," ujar Gus Fawait dalam arahannya, Rabu 11 Maret 2026.

Baca Juga: Gus Fawait Dorong Anak Yatim Jember Prioritaskan Pendidikan dalam Safari Ramadan

Ada tiga poin krusial yang digarisbawahi Bupati untuk segera diimplementasikan oleh seluruh Kepala Puskesmas di Jember.

Pertama, bupati menyoroti perlunya mengubah stigma negatif mengenai ketidaramah petugas medis.

Kedua, Gus Fawait menuntut adanya interaksi yang lebih humanis dan maksimal kepada pasien. Sebab, jumlah SDM di beberapa puskesmas sudah menyamai kapasitas rumah sakit tipe C.

Baca Juga: Bupati Gus Fawait Pastikan PPPK Paruh Waktu Jember Terima THR di Lebaran Tahun Ini

Ketiga, infrastruktur puskesmas harus direvitalisasi dengan paradigma baru. Sebab, kenyamanan pasien adalah prioritas utama.

"Ruang tunggu dan ruang perawatan mendapatkan perhatian renovasi lebih dulu dibandingkan ruang pejabat puskesmas," imbuhnya.

Dengan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan dukungan skema Universal Health Coverage (UHC), puskesmas didorong untuk lebih mandiri secara finansial.

Baca Juga: Jaga Estetika Ramadan, Pemkab Jember Tata Kawasan Pedestrian Secara Humanis

"Kami minta tenaga kesehatan bertindak layaknya tim pemasaran yang mampu membangun kepercayaan publik, sehingga dana kapitasi BPJS dapat terkelola optimal," ungkapnya.

Terkait sistem rujukan, Gus Fawait memberikan instruksi tegas agar proses rujukan pasien dilakukan secara objektif.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X