SketsaNusantara.id – Serangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Jember, Bupati Jember Muhammad Fawait melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Ajung.
Kunjungan ini mempertegas misi pemerintah daerah dalam merombak kualitas pelayanan kesehatan dasar di wilayah tersebut.
Gus Fawait menekankan bahwa, puskesmas adalah wajah pertama pelayanan publik dan berkomitmen untuk selalu memantau kondisi fasilitas kesehatan di setiap kecamatan guna memastikan masyarakat mendapatkan hak dasarnya secara layak. Namun, Gus Fawait mengingatkan bahwa perubahan besar tidak bisa dilakukan secara tunggal.
"Transformasi kesehatan membutuhkan sinergi kolektif dari seluruh tenaga medis. Tanpa dukungan jajaran di lapangan, visi perbaikan layanan ini tidak akan menyentuh masyarakat secara nyata," ujar Gus Fawait dalam arahannya, Rabu 11 Maret 2026.
Baca Juga: Gus Fawait Dorong Anak Yatim Jember Prioritaskan Pendidikan dalam Safari Ramadan
Ada tiga poin krusial yang digarisbawahi Bupati untuk segera diimplementasikan oleh seluruh Kepala Puskesmas di Jember.
Pertama, bupati menyoroti perlunya mengubah stigma negatif mengenai ketidaramah petugas medis.
Kedua, Gus Fawait menuntut adanya interaksi yang lebih humanis dan maksimal kepada pasien. Sebab, jumlah SDM di beberapa puskesmas sudah menyamai kapasitas rumah sakit tipe C.
Baca Juga: Bupati Gus Fawait Pastikan PPPK Paruh Waktu Jember Terima THR di Lebaran Tahun Ini
Ketiga, infrastruktur puskesmas harus direvitalisasi dengan paradigma baru. Sebab, kenyamanan pasien adalah prioritas utama.
"Ruang tunggu dan ruang perawatan mendapatkan perhatian renovasi lebih dulu dibandingkan ruang pejabat puskesmas," imbuhnya.
Dengan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan dukungan skema Universal Health Coverage (UHC), puskesmas didorong untuk lebih mandiri secara finansial.
Baca Juga: Jaga Estetika Ramadan, Pemkab Jember Tata Kawasan Pedestrian Secara Humanis
"Kami minta tenaga kesehatan bertindak layaknya tim pemasaran yang mampu membangun kepercayaan publik, sehingga dana kapitasi BPJS dapat terkelola optimal," ungkapnya.
Terkait sistem rujukan, Gus Fawait memberikan instruksi tegas agar proses rujukan pasien dilakukan secara objektif.
Artikel Terkait
Fasilitasi Warga Pulang Kampung, Pemkab Jember Gelar Program Mudik Gratis 2026: Ini Cara Pendaftarannya
Polemik Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Pemkab Jember dan BPN Pertimbangkan Opsi Relokasi
Jemput Bola, Pemkab Jember Matangkan Proyek Revitalisasi Pasar Tanjung dengan Pemerintah Pusat
Jamin Stabilitas Harga saat Ramadan, Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar
Sidak Menu Makan Bergizi Gratis di Jalan Batu Raden, Pemkab Jember Beri Teguran Keras
Pemkab Jember Terus Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik
Pemkab Jember Jadwalkan Penyerahan Honorarium Guru Ngaji Tahap I 2026
Jaga Estetika Ramadan, Pemkab Jember Tata Kawasan Pedestrian Secara Humanis
Apresiasi Jelang Lebaran, Pemkab Jember Cairkan Insentif Ribuan Tokoh Agama
Apresiasi Pengabdian, Pemkab Jember Jamin Beasiswa Khusus Putra-Putri Kader Posyandu