SketsaNusantara.id - Nama Andie Dinialdie tengah menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial. Ketua DPRD Provinsi Sumatra Selatan tersebut menjadi sorotan publik setelah muncul informasi mengenai anggaran pengadaan meja biliar untuk rumah dinas pimpinan DPRD.
Informasi tersebut beredar luas setelah sebuah unggahan di media sosial menampilkan rincian anggaran yang disebut berasal dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan milik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah atau SIRUP LKPP.
Dalam unggahan yang viral, disebutkan bahwa Sekretariat DPRD Sumatra Selatan menganggarkan pengadaan dua unit meja biliar untuk rumah dinas pimpinan lembaga legislatif tersebut.
Nilai anggaran yang tercantum pun cukup besar. Untuk satu meja biliar yang diperuntukkan bagi rumah dinas Andie Dinialdie, tercatat anggaran mencapai sekitar Rp151 juta.
Sementara itu, satu meja biliar lainnya yang disebut diperuntukkan bagi Wakil Ketua III DPRD Sumatera Selatan, Ilyas Panji Alam, memiliki nilai anggaran sekitar Rp335,9 juta.
Jika digabungkan, total anggaran pengadaan dua meja biliar tersebut mencapai sekitar Rp486,9 juta. Data tersebut disebut telah diperbarui dalam sistem SIRUP pada 7 Maret 2026.
Kemunculan informasi ini memicu berbagai reaksi dari warganet. Sebagian pengguna media sosial mempertanyakan urgensi pengadaan fasilitas tersebut di rumah dinas pejabat publik.
Di tengah perbincangan yang ramai, banyak pula masyarakat yang mulai mencari tahu lebih jauh mengenai sosok Andie Dinialdie.
Andie Dinialdie merupakan seorang politisi yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Sumatra Selatan. Selain memimpin lembaga legislatif daerah tersebut, ia juga memiliki posisi penting di partai politik.
Ia diketahui menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar di tingkat Provinsi Sumatra Selatan.
Sebelum berkiprah di dunia politik formal, Andie juga dikenal sebagai salah satu aktivis yang terlibat dalam gerakan mahasiswa pada tahun 1998. Gerakan tersebut merupakan bagian dari momentum reformasi yang mengubah arah politik Indonesia.
Artikel Terkait
Modus POME Palsu Terbongkar, Kejagung Sita Dokumen dan Mobil Mewah dalam Kasus Korupsi Ekspor CPO
DPRD Jember Resmi Ajukan Fatmawati dari Fraksi NasDem sebagai Wakil Ketua, Gantikan Dedy Dwi Setiawan yang Sedang Terjerat Kasus Korupsi
Fairuz A Rafiq Tanggapi Polemik Sang Kakak, Fadia A Rafiq yang Terjaring OTT KPK Gegara Kasus Korupsi, Beri Pesan Bijak Ini
Fadia Arafiq Akhirnya Buka Suara, Bupati Pekalongan Tegaskan Dirinya Tak Terlibat Kasus Korupsi Meski Sudah Ditetapkan KPK sebagai Tersangka
Pengakuan Mengejutkan Fadia Arafiq Usai Jadi Tersangka Korupsi, Sebut Berlatar Musisi Bukan Birokrat