Selanjutnya Tim SAR kembali menemukan 1 korban meninggal lainnya bernama Hardianto pada pukul 17.50 WIB.
Hardianto ditemukan di pinggir kali yang tertumpuk timbunan sampah.
Dua korban meninggal tersebut segera dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses lebih lanjut.
2. Jumlah Korban Terkini
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, hingga Senin malam, jumlah korban longsor TPST Bantargebang sebanyak 13 orang.
Dikutip dari akun Instagram resminya @bpbd.kotabekasi, dari 13 orang korban yang berhasil didata, 6 di antaranya ditemukan dalam kondisi selamat.
Sementara itu, korban jiwa di pencarian hari kedua bertambah menjadi 6 orang dan 1 orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Baca Juga: Aksi Begal Modus Mata Elang di Kalideres, Petugas Keamanan Bank Jadi Korban Perampasan dan Kekerasan
3. Tim SAR Turunkan Ratusan Personel
Kepala Kantor SAR Jakart,a Desiana Kartika Bahari mengungkapkan, untuk memaksimalkan proses pencarian di hari kedua, pihaknya melibatkan berbagai unsur.
Sebanyak 336 personel yang terdiri dari Kantor SAR Jakarta, Unit Siaga SAR Bekasi, Polres Metro Bekasi Kota, Polsek Bantargebang, TNI, Damkar Kota Bekasi, BPBD, PMI hingga Brimob Polda Metro Jaya diturunkan.
Tak hanya itu, Tim SAR Gabungan juga turut mengerahkan unit anjing pelacak atau K9 dalam proses pencarian hari kedua.
Selain itu, Tim SAR juga terus membuka akses dengan menggunakan alat berat untuk memudahkan proses pencarian.
Artikel Terkait
Mi Instan Indonesia Ditarik dari Supermarket Jepang, Ternyata Gara-Gara Label Alergi yang Dianggap Sepele
Mengapa Seskab Teddy Indra Wijaya Sering Muncul Saat Pemerintah Dikritik? Pengamat Sebut Ia Penghubung Penting Visi Presiden ke Publik
Buka Puasa Bersama 1.000 Anak Yatim di Masjid At-Thohir, Boy Thohir Siapkan Food Bazaar dan Santunan
Gus Fawait Beberkan Misi Utama Safari Ramadan di Jember: Kami Ingin Dengar Langsung Aspirasi Masyarakat
Perangi Narkoba di Kalisat, Bupati Jember Gus Fawait Fokus pada Pendekatan Spiritual dan Edukasi