SketsaNusantara.id - Tim SAR Gabungan kembali melakukan proses pencarian korban longsor di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang pada Senin, 9 Maret 2026.
Pada hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan mengerahkan upaya optimal dalam menemukan korban.
Salah satunya dengan mengerahkan unit anjing pelacak atau K9.
Tim SAR Gabungan mulai melakukan pencarian di hari kedua sejak Senin pagi sekitar pukul 8.00 WIB.
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun Instagram Kantor SAR DKI Jakarta, terdapat sejumlah perkembangan dalam proses pencarian di hari kedua.
Salah satunya jumlah korban hingga upaya optimal yang dilakukan Tim SAR Gabungan dalam mencari korban.
1. Tim SAR Temukan 2 Jasad di Pencarian Hari Kedua
Data per Minggu, 8 Maret 2026 sebanyak 4 orang dilaporkan tewas dalam insiden longsor yang terjadi pada Minggu siang, 8 Maret 2026 sekitar pukul 14.30 WIB.
Keempat korban tersebut yakni pemilik warung kopi berinisial S (60), pemulung berinisial EW (26) dan 2 sopir truk dengan inisial masing-masing DS (22) dan IS (40).
Pada pencarian hari kedua, Tim SAR Gabungan kembali menemukan jasad di bawah timbunan sampah.
Jasad pertama ditemukan pada Senin siang pukul 12.05 WIB dan teridentifikasi bernama Jussova Situmorang (38).
Artikel Terkait
Mi Instan Indonesia Ditarik dari Supermarket Jepang, Ternyata Gara-Gara Label Alergi yang Dianggap Sepele
Mengapa Seskab Teddy Indra Wijaya Sering Muncul Saat Pemerintah Dikritik? Pengamat Sebut Ia Penghubung Penting Visi Presiden ke Publik
Buka Puasa Bersama 1.000 Anak Yatim di Masjid At-Thohir, Boy Thohir Siapkan Food Bazaar dan Santunan
Gus Fawait Beberkan Misi Utama Safari Ramadan di Jember: Kami Ingin Dengar Langsung Aspirasi Masyarakat
Perangi Narkoba di Kalisat, Bupati Jember Gus Fawait Fokus pada Pendekatan Spiritual dan Edukasi