SketsaNusantara.id – Suasana pagi yang tenang di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, Jember mendadak berubah menjadi kepanikan sekaligus haru.
Seorang ibu yang tengah berjuang melawan kontraksi hebat terpaksa harus melahirkan buah hatinya di pinggir jalan desa, sebelum sempat mencapai bidan atau Puskesmas terdekat.
Seperti dikutip dari akun Instagram @jember24jam_, kejadian tersebut berlangsung pada hari ini, Senin 9 Maret 2026 di Desa Surejo, Kecamatan Bangsalsari.
Rupanya sang ibu akan melahirkan di Puskesmas terdekat di Kecamatan Bangsalsari, namun ternyata saat ditengah jalan ia merasakan tanda-tanda akan segera melahirkan.
Keluarga kemudian menepikan kendaraan mereka di pinggir jalan dengan suasana yang sangat darurat.
Dan benar saja, si ibu ternyata langsung melahirkan di pinggir jalan ditengah suasana hiruk pikuk yang melewati jalan desa tersebut.
Baca Juga: Pemkab Jember Jadwalkan Penyerahan Honorarium Guru Ngaji Tahap I 2026
Di tengah keterbatasan alat dan hanya beralaskan kain seadanya, proses persalinan dilakukan secara darurat.
Beruntung, warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung sigap memberikan bantuan.
Beberapa ibu rumah tangga di lokasi kejadian turut membantu menutupi area persalinan dengan kain jarik dan payung seadanya demi menjaga privasi sang ibu.
Namun tak lama kemudian, sebuah kendaraan dari puskesmas Bangsalsari datang dan langsung memberikan pertolongan.
Baca Juga: Sungai Pakel Meluap, BPBD Jember Gerak Cepat Tangani Pemukiman Warga yang Terendam Lumpur
Rupanya warga sigap langsung menghubungi puskesmas terdekat untuk memberi tahu keadaan yang darurat tersebut.
Artikel Terkait
Polisi Amankan Pembeli BBM Jerigen di Balung Jember di Tengah Fenomena Panic Buying
Angin Kencang Sebabkan Puluhan Pohon Tumbang di Jember, Fasilitas Pendidikan Rusak, dan Satu Orang Terluka
Atap Beterbangan! Detik-Detik Hujan Angin Porak-porandakan Pemukiman di Wuluhan Jember
Aksi Sosial Sambut HUT ke-75 SMAK Santo Paulus Jember, Guru dan Siswa Donor Darah hingga Terkumpul 24 Kantong
Sudah 83 Kali Donor Darah, ASN Jember Ini Punya Cita-Cita Tak Biasa Setelah Pensiun: Ingin Jadi Penggerak Kampung Donor
Dialog dengan BEM, Gus Fawait Ajak Mahasiswa Wujudkan Pembangunan Jember Baru Jember Maju