Kendati demikian, Gus Hutri tidak menampik adanya tantangan bekerja yang kian berat.
Namun, ia menekankan bahwa rasa syukur bisa menjadi ‘obat’ paling mujarab.
"Secapek-capeknya kita bekerja, harus diingat bahwa masih banyak kebaikan yang bisa kita perbuat melalui lembaga ini. Rasa syukur akan membuat kita keluar dari jebakan keluhan yang menjadi 'setingan' standar manusia," pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan bisa memberkan semangat baru bagi seluruh keluarga besar PMI Jember agar tetap profesional dan ikhlas dalam memberikan pelayanan kemanusiaan sepanjang bulan suci Ramadan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Ferry Irwandi Siap Bayarkan UKT Mahasiswa Satu Semester, Bantu yang Berprestasi dan Belum Dapat Beasiswa
Jember Darurat Begal? Seorang Pria Dibacok 3 Pemuda Tak Dikenal di Jalan Raya Glantangan Tempurejo
Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK atas Kasus Dugaan Korupsi, Adik Bupati Pekalongan, Fairuz A Rafiq: Semua Ada Konsekuensinya
Pemkab Jember Terus Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik
Stok BBM Jatimbalinus Dipastikan Aman di Tengah Tensi Geopolitik Global
Imbas Perang Iran Vs Israel dan AS, Pakar Kebijakan Publik Unej Sebut Stok BBM Aman Tapi Harga Bisa Melonjak