Kamis, 4 Juni 2026

Ramai Jadi Sorotan, Kedai Kopi di Solo Hapus Menu Americano Sebagai Protes atas Aksi AS di Timur Tengah, Sempat Tuai Pro Kontra Gegara Ini

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 6 Maret 2026 | 09:00 WIB
Potret Kediaman Titilaras, kedai kopi di Solo yang hapus menu Americano sebagai bentuk protes atas aksi AS ke Iran sekaligus dukungan untuk Palestina (Instagram/titilaras.solo)
Potret Kediaman Titilaras, kedai kopi di Solo yang hapus menu Americano sebagai bentuk protes atas aksi AS ke Iran sekaligus dukungan untuk Palestina (Instagram/titilaras.solo)

SketsaNusantara.id - Sebuah kedai kopi di Solo, Jawa Tengah mendadak ramai jadi perbincangan publik usai menghapus Americano dari daftar menu.

Kedai kopi Titilaras yang berada di kawasan Jalan Wirengan atau sekitaran area Keraton Surakarta itu belum lama ini mengumumkan untuk tidak lagi menjual menu kopi Americano sejak bulan Maret 2026.

Melalui akun Instagram resminya, pihak pengelola kedai kopi menyebut keputusan ini sebagai bentuk sikap protes atas serangan yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.

Sebagaimana diketahui, AS menjadi pendukung Israel dan melancarkan serangan rudal ke Tehran sejak akhir bulan Februari 2026 lalu yang menewaskan ribuan warga sipil termasuk Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran.

Baca Juga: Buntut Perang Iran Vs Israel-AS, Hiswana Migas Besuki Imbau Warga Tak Panic Buying: Stok BBM Aman

Serangan tersebut mendapat balasan telak dari Iran yang membuat situasi di Timur Tengah kian memanas. Ketegangan konflik antarnegara membuat memicu kekhawatiran publik dan berdampak pada stabilitas pasokan energi global.

Melihat situasi ini, kedai kopi Titilaras mulai dengan langkah kecil untuk tidak mencantumkan menu yang berkaitan dengan Amerika.

Dalam unggahan terbaru di Instagram, kedai tersebut juga dengan tegas menyatakan dukungannya untuk membela Palestina dan tidak lagi mencantumkan nama Americano mengingat AS merupakan penyokong zionis Israel yang ikut mendukung genosida di Gaza.

Baca Juga: Dinilai Tak Berpihak pada Palestina, MUI Minta Indonesia Mundur dari Board of Peace, Cholil Nafis: Perdamaian itu Paralel dengan Keadilan

"Jangan pesan menu Amer*_*no di Kediaman Titilaras. Mulai bulan Maret, kami memutuskan mengambil sikap dengan tidak menjual menu tersebut!" tulisnya dalam unggahan di akun Instagram @titilaras.solo dikutip SketsaNusantara.id pada hari Jumat, 6 Maret 2026.

Seiring dengan keputusan ini, Kediaman Titilaras mengganti menu Americano dengan kopi tubruk yang menjadi salah satu metode seduh kopi khas Indonesia.

"Tidak ada Amer*_*no di Kediaman Titilaras, yang ada black ice atau kopi tubruk khas Indonesia. Semoga yang membaca narasi ini paham maksud kami. From the river to the sea, Palestine will be free," pungkasnya.

Baca Juga: Hindia Suarakan Solidaritas Palestina di Synchronize Fest 2025, Solidaritas Palestina, dan Kritik Sosial

Pihak pengelola Kediaman Tiitilaras menilai rasa kopi tubruk tidak terlalu jauh dari Americano. Keputusan ini sekaligus bisa menjadi cara untuk mengenalkan dan ikut mengangkat identitas kopi lokal.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X