SketsaNusantara.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember pada Rabu 4 Maret 2026 sore hingga malam.
Insiden tersebut menyebabkan pohon tumbang di enam lokasi berbeda, merusak rumah warga, hingga mengakibatkan dua pengendara sepeda motor harus menjalani perawatan medis.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa rentetan kejadian ini bermula sekitar pukul 15.30 WIB.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Terjang Mayang, BPBD Jember: Dua Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon Tumbang
“Kami langsung menerjunkan tim reaksi cepat ke berbagai titik untuk melakukan evakuasi dan asesmen dampak kerusakan,” ujarnya.
Insiden paling krusial terjadi di Jalan Ahmad Yamin, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates karena ada pohon besar tumbang dan menimpa pengendara roda dua asal Desa Kawangrejo, Mumbulsari.
"Ada dua korban, yakni Arifatul (43) yang mengalami sesak napas akibat syok dan benturan, serta Nurin Natzwa (14) yang mengalami luka bengkak dan nyeri pada kaki kiri. Keduanya saat ini sudah dievakuasi dan sedang mendapatkan penanganan medis di RS Bina Sehat," terang Edy Budi Susilo saat dikonfirmasi.
Selain di Kaliwates, Edy memaparkan lima titik lainnya yang terdampak cukup parah. Di Kecamatan Kalisat (Desa Ajung), pohon tumbang menutupi akses jalan dan memicu kemacetan.
Di Kecamatan Umbulsari (Desa Umbulrejo), Pohon jati menimpa rumah milik Bapak Tugianto (82). Beruntung tidak ada korban jiwa, dan pembersihan material dijadwalkan dilakukan esok pagi melalui kerja bakti.
Di Kecamatan Rambipuji (Desa Rowotamtu), Batang pohon menutup total akses jalan raya dan merusak jaringan kabel PLN. Lalu, di Kecamatan Balung (Desa Balung Lor), pohon tumbang melintang ke arah jalan raya utama. Di Kecamatan Sukorambi (Desa Dukuhmencek), pohon roboh di sekitar pabrik air minum Ampo.
Baca Juga: Puluhan Pohon Tumbang dan Rumah Warga Ambruk di Dua Kecamatan, BPBD Jember Salurkan Bantuan
Hingga pukul 22.00 WIB, BPBD Jember bersama PLN, relawan (Brandal Alas, MDMC, Rock and Roll, Destana), serta unsur Muspika telah berhasil menormalisasi arus lalu lintas di sebagian besar titik.
"Seluruh pohon yang menghalangi jalan raya sudah berhasil dipotong dan dievakuasi. Arus lalu lintas kembali normal meski cuaca di beberapa wilayah masih diguyur hujan intensitas sedang," tambahnya.
Menyikapi fenomena cuaca ekstrem ini, Edy Budi Susilo mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di bawah pohon besar ketika hujan angin berlangsung.
Artikel Terkait
Perkuat Sinergi Relawan, BPBD Jember Resmikan Posko Siaga Bencana
Satu Rumah Roboh dan Penghuni Terluka di Arjasa, BPBD Jember Bakal Beri Bantuan Material Bangunan
Dikepung Bencana dalam Sehari, BPBD Jember Terjunkan Personel ke Berbagai Wilayah
Sempat Hilang, BPBD Jember Temukan Jenazah Korban Banjir Bandang di Aliran Sungai Bedadung
Tanamkan Budaya Siaga, Puluhan Siswa SDN Sidomulyo 03 Geruduk Kantor BPBD Jember
Banjir masih Rendam Puluhan Rumah Warga di Desa Mayangan Gumukmas, BPBD Jember Salurkan Bantuan
Tiga Bencana Terjadi dalam Sehari, BPBD Jember Catat Puluhan Rumah Warga Terdampak
Puluhan Pohon Tumbang dan Rumah Warga Ambruk di Dua Kecamatan, BPBD Jember Salurkan Bantuan
BPBD Jember Petakan 27 Titik Kerusakan Infrastruktur Pasca Bencana, Prioritaskan Rekonstruksi Dinding Penahan Tanah
Cuaca Ekstrem Terjang Mayang, BPBD Jember: Dua Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon Tumbang