“Alih-alih menjadi gelap saat Gerhana Bulan Total, purnama berubah warna jadi memerah,” ungkap Thomas.
Fenomena bulan berwarna merah saat Gerhana Bulan Total terjadi juga bisa berbeda-beda.
Ahli astronomi sekaligus Guru Besar FMIPA Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Taufiq Hidayat, Ph.D menjelaskan, salah satu penyebabnya karena kondisi atmosfir bumi.
“Kalau atmosfir sedang banyak debu atau polutan, warna merahnya bisa lebih pekat,” jelasnya sebagaimana dikutip dari laman resmi ITB.
Selain konfisi atmosfir, konfigurasi posisi benda langit juga berperan dalam perbedaan intensitas warna merah saat Blood Moon.
Baca Juga: Fakta Menarik Bulan Purnama Pertama di Tahun 2026, Kenapa Disebut Wolf Moon?
Bukan Kali Pertama di Indonesia
Fenomena Blood Moon pada 3 Maret 2026 bukanlah kali pertama terlihat di Indonesia.
Sebelumnya, pada tahun 2025, fenomena serupa juga terlihat di Indonesia.
Pada 7-8 September 2026, Gerhana Bulan Total atau Blood Moon juga menghiasai langit Indonesia.
Dalam keterangan resmi BMKG, puncak Gerhana Bulan Total pada saat itu mencapai puncaknya pada Senin dini hari, 8 September 2025.
Baca Juga: Apa itu Wolf Moon? Inilah Fenomena Alam Memukau yang Muncul Pada 3 Januari 2026
Selain itu, Blood Moon juga sempat terlihat di sejumlah wilayah di Indonesia pada tahun 2014.
Bahkan di tahun 2014, Blood Moon terlihat sebanyak dua kali di sebagian langit Indonesia yakni pada April dan Oktober 2014.
Berbeda dengan GBT pada 3 Maret 2026 nanti, Blood Moon pada 15 April 2014 lalu hanya bisa disaksikan di wilayah timur Indonesia seperti Irian Barat dan Maluku.
Artikel Terkait
Felix Siauw Pertanyakan Konsep Prabowo Jadi Mediator Israel-AS vs Iran, Singgung Board of Peace hingga Desak Indonesia Mundur dari Dewan Keamanan
Atasi Kelumpuhan Birokrasi, DPMD Jember Dorong Pemdes Patemon Terbitkan Perkades APBDes
Geger! Warga Temukan Benda-Benda Mencurigakan Diduga Sarana Ritual di Pantai Watu Ulo Jember
Berpulang di Usia 90 Tahun, Terungkap Peran Penting Try Sutrisno di Balik Reformasi 1998
Data 22 Ribu Penerima Insentif Guru Ngaji Hampir Rampung, Legislator PDI Perjuangan Dorong Segera Pencairannya
Situasi Timur Tengah Memanas, Kemlu Intensif Pantau 519.042 WNI dan Siapkan Skenario Darurat