Kamis, 4 Juni 2026

Penentuan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Kemenag Gelar Sidang Isbat 19 Maret 2026

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Selasa, 3 Maret 2026 | 10:30 WIB
Ilustrasi! Penetapan Idul Fitri 1447 H, Kemenag astikan Sidang Isbat transparan dan terbuka (YouTube tvOneNews )
Ilustrasi! Penetapan Idul Fitri 1447 H, Kemenag astikan Sidang Isbat transparan dan terbuka (YouTube tvOneNews )

SketsaNusantara.id Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akan menggelar sidang penetapan (isbat) Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret 2026. Sidang tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 16.00 WIB di Auditorium HM Rasjidi, Jakarta.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, mengatakan bahwa pelaksanaan sidang isbat tahun ini kembali dipusatkan di Auditorium HM Rasjidi. Pemilihan lokasi tersebut dilakukan setelah sejumlah ruangan di area Kantor Kemenag selesai menjalani proses renovasi.

Menurut Abu, selain pertimbangan kesiapan fasilitas, faktor teknis juga menjadi alasan utama pemilihan lokasi sidang. Ia menjelaskan bahwa kondisi perkantoran dan arus lalu lintas di sekitar Kantor Kemenag relatif lebih lengang karena sebagian besar pegawai dan masyarakat telah memasuki masa mudik menjelang Idul Fitri.

Baca Juga: 10 Link Twibbon Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijiriah, Cocok Bagikan di Momen Mudik atau Pulang ke Kampung Halaman

“Kondisi ini memudahkan pengaturan akses bagi tamu undangan, termasuk kelancaran lalu lintas dan ketersediaan area parkir,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa 3 Maret 2026.

Abu menegaskan bahwa persiapan sidang isbat 1 Syawal 1447 Hijriah telah dilakukan secara menyeluruh. Persiapan tersebut mencakup aspek substansi penentuan awal bulan hijriah hingga dukungan teknis pelaksanaan sidang agar berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Ia menjelaskan, sidang isbat dilaksanakan berdasarkan perhitungan hisab serta hasil rukyatul hilal yang telah diverifikasi. Proses tersebut dilakukan secara transparan dan terbuka sehingga dapat dipantau oleh masyarakat luas.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Libur Nasional dan Cuti Bersama Maret 2026, Nyepi dan Idul Fitri Hadir Berdekatan

“Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi, serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik,” jelas Abu.

Sidang isbat tahun ini akan melibatkan berbagai unsur lintas sektor. Sejumlah pakar astronomi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Badan Riset dan Inovasi Nasional, serta perwakilan planetarium dan observatorium akan turut hadir. Selain itu, organisasi kemasyarakatan Islam dan instansi terkait lainnya juga diundang untuk mengikuti jalannya sidang.

“Keterlibatan berbagai unsur ini menjadikan keputusan sidang isbat memiliki legitimasi keagamaan yang kuat dan dapat diterima oleh umat,” tegas Abu.

Baca Juga: ‎7 Link Twibbon Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Desain Kreatif dan Estetik untuk Sambut Hari Kemenangan bagi Umat Islam

Sementara itu, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menambahkan bahwa kesiapan teknis terus dimatangkan menjelang pelaksanaan sidang. Salah satu fokus utama adalah koordinasi pemantauan rukyatul hilal di berbagai titik di seluruh Indonesia.

“Dukungan sarana prasarana sidang, sistem pelaporan rukyat, serta koordinasi dengan titik-titik pemantauan hilal telah disiapkan agar proses berjalan tertib, akurat, dan informatif,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X