Sabtu, 18 Juli 2026

Harga Sembako Jelang Ramadhan dan Idul Fitri Dipastikan Stabil, Mendag Tinjau Langsung Pasar di Jawa Tengah

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 10 Februari 2026 | 20:30 WIB
Ilustrasi harga sembako jelang Ramadhan 2026. (Unsplash/Nathan Cima)
Ilustrasi harga sembako jelang Ramadhan 2026. (Unsplash/Nathan Cima)

SketsaNusantara.id - Pemerintah memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.

Kepastian ini disampaikan Menteri Perdagangan Budi Santoso setelah meninjau langsung aktivitas perdagangan di Pasar Cuplik, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat berbelanja dengan tenang menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.

Baca Juga: Demi Dapatkan Harga Sembako Murah, Warga Takengon, Aceh Tengah Rela Jalan Kaki 5 Jam Setiap Hari

Pemerintah memantau kondisi harga, pasokan, serta kelancaran distribusi di tingkat pasar rakyat.

Dari hasil pemantauan di lapangan, sebagian besar harga komoditas pokok terpantau stabil dan berada di bawah Harga Acuan maupun Harga Eceran Tertinggi. Kondisi ini dinilai mencerminkan kesiapan pasokan nasional menghadapi peningkatan permintaan.

“Hari ini, kami cek langsung ke pasar untuk memastikan kondisi harga dan pasokan menjelang puasa dan Lebaran. Secara umum, harganya bagus dan stabil. Silakan belanja seperti biasa,” ujar Budi dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Baca Juga: Berbagi Kasih di Natal 2025, BRI Salurkan 10.500 Paket Sembako, Dukung Kesejahteraan Sosial dan Jalin Hubungan Harmonis dengan Masyarakat

Di Pasar Cuplik, harga gula pasir curah tercatat Rp17.000 per kilogram. Daging ayam ras berada di kisaran Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram. Telur ayam ras diperdagangkan seharga Rp28.000 per kilogram. Bawang merah dijual Rp38.000 sampai Rp40.000 per kilogram.

Harga cabai merah keriting tercatat Rp32.000 hingga Rp34.000 per kilogram. Sementara bawang putih honan berada di rentang Rp32.000 sampai Rp33.000 per kilogram. Seluruh komoditas tersebut terpantau tersedia dan mudah didapatkan pedagang maupun pembeli.

Untuk minyak goreng Minyakita, harga tercatat sesuai HET, yaitu Rp15.700 per liter. Pasokan minyak goreng di pasar juga dinilai mencukupi. Pemerintah terus mendorong produsen meningkatkan produksi untuk menjaga ketersediaan barang.

“Minyak goreng di pasar tidak hanya Minyakita. Kami juga mendorong produsen memperbanyak produksi, termasuk minyak goreng second brand, agar pasokan semakin kuat di pasar,” kata Budi.

Meski demikian, terdapat beberapa komoditas yang masih perlu menjadi perhatian. Harga beras medium tercatat di kisaran Rp14.000 hingga Rp14.500 per kilogram. Harga tersebut berada di atas HET Zona I sebesar Rp13.500 per kilogram.

Selain itu, harga cabai rawit merah terpantau tinggi, yakni Rp82.000 hingga Rp84.000 per kilogram. Angka tersebut berada di atas Harga Acuan yang telah ditetapkan pemerintah. Kenaikan harga ini dipengaruhi faktor cuaca.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X