Kamis, 4 Juni 2026

Pesan Paus Leo XIV di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah, Tekankan Diplomasi untuk Hentikan Perang dan Tanggung Jawab Moral demi Perdamaian Dunia

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 2 Maret 2026 | 18:30 WIB
Paus Leo XIV sampaikan keprihatinan mendalam di tengah eskalasi konflik di Timut Tengah, serukan hentikan perang demi ciptakan perdamaian dunia (Instagram/vaticannews)
Paus Leo XIV sampaikan keprihatinan mendalam di tengah eskalasi konflik di Timut Tengah, serukan hentikan perang demi ciptakan perdamaian dunia (Instagram/vaticannews)

Dalam pesannya, Paus Leo XIV menekankan pentingnya diplomasi dan dialog yang bertanggung jawab sebagai fondasi stabilitas global.

Ia berharap para pemimpin dunia dapat mengedepankan kepentingan rakyat yang mendambakan hidup damai dan berkeadilan.

Baca Juga: Habib Jafar Ucapkan Selamat kepada Paus Leo XIV, Serukan Perdamaian dan Toleransi Beragama

"Semoga diplomasi menemukan kembali perannya, dan menegakkan kebaikan bagi rakyat yang merindukan hidup berdampingan secara damai berdasarkan keadilan. Marilah kita terus berdoa untuk perdamaian dunia," ucapnya.

Tak hanya itu, Paus Leo XIV juga ikut menyinggung meningkatnya ketegangan antara Pakistan dan Afghanistan.

Paus yang dikenal memiliki tutur kata lembut itu menyerukan pihak-pihak terkait untuk membuka dialog guna mencegah konflik berkepanjangan untuk menciptakan perdamaian dunia.

Baca Juga: Rieke Diah Pitaloka dan Sejumlah Publik Figur Indonesia Berduka atas Kematian Ali Khamenei, Unggahan Terakhir Pemimpin Tertinggi Iran Dibanjiri Doa

"Akhir-akhir ini kita juga mendengar kabar yang mengkhawatirkan tentang bentrokan antara Pakistan dan Afghanistan. Saya menyampaikan permohonan agar dialog segera dilanjutkan," ucap Paus.

"Mari kita berdoa bersama agar kerukunan terwujud dalam semua konflik di dunia. Hanya damai karunia tuhan yang dapat menyembuhkan luka antar bangsa," pesannya.

Seruan tersebut sejalan dengan posisi Vatikan yang selama ini konsisten mendorong penyelesaian konflik melalui jalur dialog dan negosiasi damai.

Ketika negara-negara lain, termasuk Indonesia, tergabung dalam Board of Peace, Vatikan menolak bergabung dengan badan internasional bentukan Donald Trump yang menekankan status khususnya dengan tetap memilih berpegang pada diplomasi netral.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @vaticannews

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X