SketsaNusantara.id - Keluarga besar Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno menyampaikan kabar duka atas berpulangnya sang ayahanda tercinta.
Sosok negarawan dan Wakil Presiden RI ke-6 tersebut mengembuskan napas terakhirnya dengan tenang, pada Senin, 2 Maret 2026 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta.
Dalam keterangannya, salah satu putra almarhum Try Sutrisno memberikan keterangan resmi mengenai penyebab wafatnya sang jenderal.
Ditegaskan bahwa Jenderal Try Sutrisno meninggal dunia murni karena faktor usia yang menyebabkan penurunan kondisi kesehatan secara alami.
"Bapak (wafat) karena usia, semua menurun karena umur segitu, enggak ada spesial sakit tapi karena usia," ungkap Taufik Dwi Cahyono, salah satu putra almarhum.
"Mengalami penurunan pada nafasnya atau semacamnya terutama pasti seperti selera makan turun, jadi seperti orang normal tidak ada penyakit yang luar biasa," imbuhnya dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.
Baca Juga: Dampak Serangan ke Iran, Jusuf Kalla Ingatkan Ancaman Gangguan Ekonomi dan Logistik
Keluarga menyatakan bahwa tidak ada riwayat penyakit kronis atau serangan medis mendadak yang menjadi penyebab utama.
Diketahui bahwa Try Sutrisno meninggal pada usia 90 tahun dan seiring bertambahnya usia, fungsi fisiknya mengalami penurunan secara bertahap hingga akhirnya berpulang dengan damai.
"Kami sudah mengupayakan tapi karena sudah waktunya, Alhamdulillah bapak tidak mengalami sakit yang terlalu lama dan lain-lainnya karena memang karena usia," tegas Taufik lagi.
Sang Jenderal kini berpulang dan telah melewati masa-masa terakhir hidupnya dalam perawatan terbaik dan didampingi penuh oleh anak serta cucu-cucunya.
Atas berpulangnya Try Sutrisno, keluarga memohon doa dari masyarakat Indonesia agar amal ibadahnya diterima oleh Allah dan dimaafkan segala kesalahannya.
Artikel Terkait
Jangan Lewatkan Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Indonesia, Berikut ini Jam Puncak, Fase Lengkap, dan Cara Menontonnya
Penutupan Selat Hormuz Pasca Serangan Israel ke Iran Berdampak ke Pasokan Energi Indonesia? Ini Rencana Pertamina Hadapi Eskalasi Konflik Timur Tengah
Rieke Diah Pitaloka dan Sejumlah Publik Figur Indonesia Berduka atas Kematian Ali Khamenei, Unggahan Terakhir Pemimpin Tertinggi Iran Dibanjiri Doa
Dari Lubang Tambang ke Ladang Harapan: Kisah Mantan PETI di Pongkor yang Berubah Total, Bangun Desa, Pulihkan Alam, dan Ciptakan Hidup Baru
Komplotan Pencuri Anjing Beraksi di Batam, Empat Pelaku Ditangkap Usai Kejar-kejaran Dramatis