Kini, Selat hormuz ditutup kemungkinan Oman dan India akan menjadi alternatif Pertamina sehingga jalur yang dilalui lebih jauh dan biaya yang dikeluarkan akan melonjak tajam yang berpengaruh pada harga jual minyak.
Sebagai negara net importir minyak, Indonesia sangat rentan terhadap gejolak di Selat Hormuz.
Gangguan distribusi bisa berdampak pada ketersediaan pasokan, beban subsidi energi, hingga stabilitas nilai tukar rupiah.
Fokus dunia saat ini bukan sekadar pada aksi militer, tetapi pada keberlangsungan Selat Hormuz sebagai jalur distribusi energi global.
Publik berharap konflik ini tak berlarut-larut karena dampaknya dipastikan meluas, bukan hanya bagi Timur Tengah, tetapi juga bagi Asia dan negara-negara berkembang seperti Indonesia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Iran-Israel Diumumkan Trump, Tapi Tak Ada Konfirmasi Resmi dari Kedua Pihak
Kesaksian Ali Murtado, Mahasiswa WNI di Iran yang Berhasil Dievakuasi ke Indonesia
97 WNI Telah Dievakuasi dari Iran, Sufmi Dasco Pastikan Pemerintah Terus Pantau dan Lindungi WNI di Zona Konflik
Konflik Iran dan AS Picu Kekhawatiran, Ini Analisis Bung Kus soal Nasib Iran di Piala Dunia 2026
Kemlu Pastikan WNI dalam Misi Kemanusiaan ke Palestina dalam Kondisi Baik, Meski Kapal Global Sumud Flotilla Diserang Israel
Sempat Dibantah, Militer Iran Konfirmasi Kematian Khamenei, Citra Satelit Kediaman Pemimpin Agung yang Luluh Lantak Pasca Serangan Israel Jadi Sorotan