Kantor berita resmi pemerintah, Islamic Republic News Agency (IRNA), pada hari Minggu, 1 Maret 2026 mengumumkan bahwa Ali Khamenei gugur pasca serangan rezim Zionis dan Amerika Serikat pada Sabtu pagi.
Pemerintah Iran juga menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari atas wafatnya pemimpin tertinggi tersebut.
Akun media sosial resmi tentara Iran juga mengunggah foto Khamenei yang mengonfirmasi berita duka kematian sang pemimpin agung.
"Semoga Allah memberimu pahala yang besar. Wahai umat pilihan Allah, datanglah menolong kami," tulisnya dalam twit akun X @IranMilitary24 pada hari Minggu, 1 Maret 2026 yang seketika dibanjiri ucapan belasungkawa.
Di tengah suasana berduka, ketegangan di Timur Tengah kian memanas. Setelah serangan awal ke Teheran, militer Iran dilaporkan meluncurkan rudal balasan yang mengarah ke Tel Aviv, Israel.
Situasi ini memicu kekhawatiran dunia internasional akan eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menutup selat Hormuz yang berada di Teluk Arab di tengah memanasnya situasi perang, padahal jalur tersebut menjadi jalur vital perdagangan global.
Di tengah banyaknya informasi yang beredar di media sosial, citra satelit yang diterbitkan oleh media internasional menunjukkan kehancuran kompleks kediaman Khamenei di Teheran, ikut mencuri perhatian publik.
Laporan dari The New York Times menyertakan citra yang memperlihatkan kompleks kediaman Khamenei dalam kondisi luluh lantak pasca serangan udara Israel.
Foto serupa juga diterbitkan oleh The Times of Israel yang seketika ramai menjadi sorotan publik global, sekaligus jadi bukti bahwa Khamenei telah tiada.
Seorang pejabat Israel menyebut Khamenei termasuk dalam daftar target serangan militer Israel, meski sebelumnya hasil serangan disebut belum sepenuhnya jelas.
Kabar duka kematian Ali Khamenei, berpotensi menjadi titik balik besar dalam dinamika politik Iran dan peta geopolitik Timur Tengah.
Presiden Prabowo dikabarkan akan menjadi mediasi konflik Iran vs Israel-AS dan siap menuju ke Teheran untuk melakukan dialog antar dua belah pihak. Hingga kini, dunia masih memantau perkembangan situasi di Iran, termasuk dampaknya terhadap stabilitas di kawasan Timur Tengah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
5 Fakta di Balik Eskalasi Konflik di Timur Tengah: AS Bela Israel Serang Situs Nuklir Iran, Ultimatum Donald Trump Picu Kekhawatiran Perang Dunia III
Media Asing Ramai Soroti Konflik Timur Tengah, Indonesia Disebut-sebut Jadi Salah Satu Negara Teraman Jika Terjadi Perang Dunia III, Ini Alasannya
Kekhawatiran SBY Soroti Kondisi Dunia Saat Ini dalam Keadaan Genting, Perang Dunia III Sangat Mungkin Terjadi! Begini Penjelasannya
SBY Cemas Dunia Hadapi Krisis Global, Pola Konflik Dinilai Serupa Menjelang Perang Dunia Sebelumnya
Presiden Prabowo di Rakornas 2024, Waspada Ancaman Perang Dunia 3 dan Pentingnya Ketahanan Nasional