Kamis, 4 Juni 2026

Sempat Dibantah, Militer Iran Konfirmasi Kematian Khamenei, Citra Satelit Kediaman Pemimpin Agung yang Luluh Lantak Pasca Serangan Israel Jadi Sorotan

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 1 Maret 2026 | 13:00 WIB
Potret Ali Khamenei, pemimpin agung Republik islam Iran yang tewas dan kediamannya yang luluh lantak pasca serangan Israel ke Teheran (Instagram/warungjurnalis)
Potret Ali Khamenei, pemimpin agung Republik islam Iran yang tewas dan kediamannya yang luluh lantak pasca serangan Israel ke Teheran (Instagram/warungjurnalis)

SketsaNusantara.id - Konflik di Timur Tengah kembali memanas setelah Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada hari Sabtu, 28 Februari 2026.

Serangan tersebut dikabarkan telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei yang kini telah diklaim media setempat.

Sebagaimana diketahui, Israel telah melakukan serangan pendahuluan terhadap Iran. Dalam video yang diunggah akun Instagram @trtworld, tampak cuplikan video media Iran yang melaporkan terjadinya ledakan di Teheran, dengan rudal yang merusak jalan hingga bangunan di sekitarnya.

Baca Juga: Media Iran Konfirmasi Kematian Ali Khamenei dalam Serangan Amerika Serikat-Israel ke Teheran

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump melalui akun media sosial miliknya menyatakan bahwa Khamenei tewas dalam serangan gabungan AS-Israel.

Pernyataan itu juga diperkuat oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang mengatakan kompleks kediaman Khamenei di Teheran telah dihancurkan.

"Semua indikasi menunjukkan bahwa dia ini tidak lagi bersama kita," ujar Netanyahu dalam pernyataannya.

Trump juga mengklaim bahwa sebagian besar pemimpin senior Iran turut menjadi korban dalam serangan tersebut. Ia menyebut banyak pengambil keputusan utama di Iran telah tewas.

Baca Juga: 4 Alasan Dino Patti Djalal Nilai Rencana Prabowo Terbang Ke Teheran Tak Masuk Akal: Amerika Serikat Jarang Mau...

Kabar tersebut sempat dibantah oleh pihak Iran. Kepala humas kantor pemimpin tertinggi Iran menyebut kabar kematian Khamenei sebagai propaganda dan bagian dari "perang mental" yang bisa menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kantor Peminpin Tertinggi Iran menyatakan bahwa Khamenei telah dipindahkan ke lokasi aman sebelum serangan terjadi dan meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap informasi yang beredar.

"Musuh menggunakan perang mental, semua orang harus waspada," demikian pernyataan resmi dari pihak Iran yang disebarluaskan di media sosial.

Namun, tak lama setelah bantahan tersebut, televisi pemerintah Iran secara resmi mengonfirmasi bahwa Ayatollah Ali Khamenei telah meninggal dunia.

Dalam siaran yang beredar di media sosial, seorang presenter televisi pemerintah tak kuasa menahan tangis saat mengumumkan kabar duka kematian Khamenei.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Instagram @trtworld

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X