Sementara itu, sektor pertanian mendapatkan suntikan dana terbesar dalam 40 tahun terakhir melalui integrasi APBN dan APBD.
“Anggaran ini dialokasikan untuk penyediaan alat mesin pertanian (alsintan), benih, hingga perbaikan infrastruktur lahan,” pungkasnya.
Di tengah kebijakan efisiensi dari pusat, Jember justru berhasil mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 32 persen. Capaian ini diraih tanpa menaikkan beban pajak warga, melainkan melalui penambalan kebocoran sistem dan optimalisasi potensi lokal.
Menutup paparannya, Gus Fawait menegaskan bahwa pencapaian di tahun 2025 merupakan peletakan batu pertama bagi visi besarnya.
"Tahun 2025 adalah fondasi. Kita pastikan pelayanan dasar berdiri kokoh. Tahun 2026 adalah waktunya percepatan," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Siapkan Ribuan Nakes dan Bentuk Satgas, Bupati Jember Gus Fawait Bakal Launching Program Home Care 14 Februari Mendatang
Rahayu Saraswati dan Gus Fawait Kompak Perkuat Fondasi Kaderisasi Gerindra Sejak Dini
Dongkrak Ekonomi Desa, Gus Fawait Siapkan Kolaborasi SPPG dan Produk Lokal Jember
Bikin Terobosan Creative Financing, Gus Fawait Dorong Jember Mandiri Secara Fiskal
Bedah Buku Babad Alas Pertemukan Gagasan Bima Arya dan Strategi Gus Fawait
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Bupati Gus Fawait Instruksikan Seluruh Elemen Pemkab Jember Siaga Satu
Gercep! Gus Fawait Siapkan Strategi Baru Percepatan Pemulihan Pasca Banjir Jember
Status Naik Jadi Tanggap Darurat, PMI Jember Siaga Penuh Dukung Instruksi Gus Fawait, Relawan dan Armada Dikerahkan Hadapi Banjir
Penantian 20 Tahun Berakhir, Bupati Gus Fawait Bangga Persid Jember Raih Juara 3 Liga 4 Jatim
Jember Raih Predikat Pelayanan Publik Tertinggi, Bupati Gus Fawait Siapkan MPP hingga Pelosok Desa