Minggu, 19 Juli 2026

LMI Ngawi Ajak 150 Volunteer Tanam 1000 Pohon di Lereng Gunung Lawu, Acaranya Bikin Nagih

Photo Author
Dyla Putry R., Sketsa Nusantara
- Selasa, 17 Februari 2026 | 14:35 WIB
Aksi Tanam 1000 Pohon LMI Ngawi di Lereng Gunung Lawu (sketsanusantara.id)
Aksi Tanam 1000 Pohon LMI Ngawi di Lereng Gunung Lawu (sketsanusantara.id)

SketsaNusantara.id - Lembaga Manajemen Infak (LMI) Ngawi ajak 150 volunteer tanam pohon di lereng Gunung Lawu.

Berbeda dari kegiatan pada umumnya, LMI Ngawi membuat gebrakan kegiatan inovatif yang tidak hanya berfokus pada zakat, infaq, dan sedekah saja.

Acara bertajuk "Kita Jaga Alam, Alam Akan Jaga Kita" ini didukung penuh oleh BKPH Lawu Utara, Koramil Jogorogo, LMDH Desa Girimulyo, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta BPBD Kabupaten Ngawi.

Menariknya acara yang baru pertama diselenggarakan oleh LMI Ngawi ini diikuti oleh 150 peserta dari lintas Provinsi.

Baca Juga: Dhima Paramitha Oktacynara, Anak Dokter Boyke Reamu Wisuda S2 di Universitas Indonesia

Diantaranya dari Demak, Yogyakarta, Semarang, Sukoharjo, Malang, Solo Raya, Ngawi, dan Medan.

Salah seorang peserta dari Solo mengaku berangkat sebelum subuh demi untuk mengikuti acara tanam pohon ini.

Tidak hanya itu peserta dari Surabaya bahkan rela datang sebelum hari pelaksanaan dan bermalam di Ngawi agar dapat terlibat di acara ini.

Baca Juga: Sejumlah Influencer Korea Selatan Minta Maaf kepada Indonesia di Tengah Ramainya Perseteruan SEAblings vs Knetz, Tegaskan Rasisme Tak Bisa Dibenarkan

Tepat pukul 07.00 seluruh peserta kumpul di titik pemberangkatan di BKPH Lawu Utara menuju Desa Girimulyo sebelum berlanjut ke Ukir Bayi.

"Kesannya asik, nambah relasi, kita bisa menjaga alam bersama-sama juga," ucap Nicco peserta asal Medan.

"Saran aja untuk kedepan mungkin dari panitia pesertanya bisa ditambah," imbuh Jovan peserta dari Sragen.

Hari Suprapti selaku Ketua Panitia mengaku kaget dengan antusiasme peserta yang membludak.

Baca Juga: Sindiran Satir Lewat Kopi Americano, Bintang Emon Soroti Polemik MBG hingga Nasib Guru Honorer, Warganet: Kenyataan Pahit Jadi WNI

Halaman:

Editor: Dyla Putry R.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X